Bukan Sekadar Filosofi, Ikigai Jepang Terbukti Turunkan Risiko Kematian
Ikigai terbukti turunkan risiko kematian dan tingkatkan kinerja kerja. Rahasianya ada pada makna hidup dan tujuan yang selaras
Misalnya:
Apa yang ingin saya capai di perusahaan ini?
Nilai apa yang ingin saya ciptakan melalui proyek ini?
Ketika kita mampu menafsirkan tujuan kerja dengan cara kita sendiri, pekerjaan berubah dari sekadar kewajiban menjadi tantangan pribadi.
Baca juga: Bahasa Oyaji, Orang Dewasa Pekerja Jepang Malahan Jadi Populer Kini
(2) Memperluas Makna melalui Hubungan dengan Orang Lain
Makna kerja tidak akan bertahan lama jika hanya berpusat pada diri sendiri.
Makna menjadi lebih kuat ketika:
Melihat rekan atau bawahan berkembang
Membantu menyelesaikan masalah pelanggan
Menyadari bahwa pekerjaan kita memberi manfaat bagi orang lain
Relasi inilah yang memperdalam ikigai.
(3) Menyatukan Tujuan Pribadi dan Tujuan Organisasi
Ikigai paling kuat muncul saat motivasi pribadi selaras dengan tujuan organisasi.
Ketika apa yang kita ingin lakukan sejalan dengan arah perusahaan:
pekerjaan menjadi bagian dari hidup, bukan sekadar tugas
kita merasa terlibat dalam tujuan besar bersama tim
hasil kerja memberi dampak nyata bagi masyarakat
Inilah kondisi di mana pekerjaan menjadi sumber kepuasan hidup.
Saatnya Perusahaan Jepang Kembali ke Akar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kehidupanmanusia1111111.jpg)