Kamis, 21 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Bush, Obama, Biden Tolak Rencana Perang Melawan Iran dari Netanyahu, Hanya Trump yang Setuju

John Kerry mengungkap bahwa Benjamin Netanyahu pernah mengusulkan perang dengan Iran kepada Bush, Obama, dan Biden, namun semuanya menolak.

Tayang:

Asal mula konflik yang berlangsung selama sebulan ini, yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang di Iran dan berdampak pada ekonomi global, disebut bermula pada 11 Februari 2026 ketika Netanyahu mengunjungi Gedung Putih.

Laporan The New York Times merinci bagaimana Netanyahu meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran bersama Israel.

"Di Ruang Situasi pada 11 Februari, Netanyahu melakukan upaya keras dengan menyatakan bahwa Iran siap untuk perubahan rezim serta meyakini bahwa operasi gabungan AS-Israel dapat mengakhiri Republik Islam," tulis laporan tersebut.

Netanyahu mengajukan tujuan agar Trump menyetujui serangan besar-besaran terhadap Iran dan menyusun rencana operasi.

Namun, sehari kemudian, anggota kunci tim Trump dilaporkan menolak rencana tersebut dan menyebutnya "konyol" serta "omong kosong," menurut laporan The New York Times.

Meski demikian, usulan Netanyahu sejalan dengan pemikiran Trump tentang melemahkan kepemimpinan Iran.

Dalam waktu dua minggu, meskipun terdapat perbedaan pendapat di dalam timnya, Trump menyetujui apa yang disebut sebagai Operasi Epic Fury.

Menurut laporan tersebut, Trump berkata, "Kedengarannya bagus bagi saya," sebelum akhirnya memberi lampu hijau untuk operasi gabungan AS-Israel.

Kerry menyebut presentasi Netanyahu sebagai sebuah “prediksi” yang tidak terbukti, karena klaim tentang pemberontakan rakyat dan perubahan rezim tidak terjadi.

Siapa John Kerry?

Mengutip situs resmi Departemen Luar Negeri AS, John Forbes Kerry adalah Menteri Luar Negeri AS ke-68 yang dilantik pada 1 Februari 2013.

Ia menjadi Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat pertama yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam lebih dari satu abad.

Kerry bergabung dengan Departemen Luar Negeri setelah 28 tahun di Senat AS, termasuk empat tahun terakhir sebagai Ketua Komite Hubungan Luar Negeri.

Ia lahir pada 11 Desember 1943 di Rumah Sakit Angkatan Darat Fitzsimons, Aurora, Colorado.

Sebelum lulus dari Universitas Yale, Kerry mendaftar di Angkatan Laut AS dan menjalani dua kali masa tugas, termasuk bertempur sebagai kapten kapal Swift Boat di Delta Mekong.

Ia menerima Bintang Perak, Bintang Perunggu dengan Combat V, serta tiga Purple Heart.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved