Konflik Rusia Vs Ukraina
Tentara Ukraina Kurus Kerempeng Kurang Makan dan Minum di Medan Perang
Mereka adalah para tentara Ukraina yang berperang di garis depan selama berbulan-bulan melawan Rusia.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Pertahanan Ukraina memecat seorang komandan tentara setelah foto-foto tentara kurus di garis depan dekat viral di media sosial.
- Ini menunjukkan para tentara Ukraina itu kekurangan makanan dan udara saat melawan Rusia.
- Para prajurit melaporkan bertahan hingga berminggu-minggu tanpa pasokan, bahkan minum air hujan, akibat sulitnya logistik karena pengiriman hanya melalui drone yang sering dicegat Rusia.
TRIBUNNEWS.COM, UKRAINA - Kementerian pertahanan Ukraina memecat seorang komandan senior setelah muncul foto-foto sekelompok tentara kurus kerempeng.
Mereka adalah para tentara Ukraina yang berperang di garis depan selama berbulan-bulan melawan Rusia.
Mereka hidup tanpa makanan dan air yang layak.
Skandal itu meletus setelah istri salah satu tentara, Anastasiia Silchuk, mengunggah foto-foto tersebut di media sosial.
Keempat pria itu tampak pucat dan terlihat kekurangan gizi, dengan tulang rusuk yang menonjol dan lengan yang kurus.
Menurut kerabat mereka, para tentara tersebut telah menghabiskan delapan bulan mempertahankan wilayah yang semakin menyusut di tepi kiri Sungai Oskil, dekat kota Kupiansk di timur laut Ukraina.
Pasokan makanan dan obat-obatan hanya dapat diterbangkan menggunakan drone.
“Ketika para prajurit tiba di garis depan, berat badan mereka lebih dari 80-90 kg. Tapi sekarang berat badan mereka sekitar 50 kg,” tulis Silchuk.
Setelah satu kali pengiriman, katanya, tidak ada lagi makanan yang datang selama 10 hari.
Para prajurit terpaksa minum air hujan dan mencairkan salju untuk bertahan hidup.
“Waktu terlama mereka tidak makan adalah 17 hari. Suara mereka tidak didengar di radio, atau mungkin tidak ada yang mau mendengarkan mereka. Suami saya berteriak dan memohon, mengatakan tidak ada makanan dan air,” katanya, menambahkan bahwa masalahnya lebih besar dari sekadar satu kasus.
Kerabat lainnya, Ivanna Poberezhnyuk, mengatakan bahwa para prajurit dari Brigade Mekanisasi Terpisah ke-14 berada dalam situasi yang sangat sulit.
“Para pejuang kehilangan kesadaran karena kelaparan,” katanya.
Ayahnya telah dievakuasi dari posisi tersebut, tetapi yang lain masih terjebak di sana, tambahnya.
Staf umum Ukraina mengatakan telah mengganti komandan yang bertanggung jawab menyediakan makanan bagi para prajurit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/na-di-garis-depan-kurus-kere.jpg)