Konflik Rusia Vs Ukraina
Drone Rusia Hantam Odesa, 14 Orang Terluka, Zelensky Ungkap Rusia Lepas 1.900 Drone
Drone Rusia hantam Odesa sebelum fajar, lukai 14 orang. Serangan balasan Ukraina juga tewaskan dua lansia di Kherson yang diduduki Rusia.
Uni Eropa pada 2024 menyatakan terdapat bukti bahwa Rusia secara ilegal mengambil sejumlah besar sereal dan biji-bijian dari wilayah Ukraina yang didudukinya.
Produk tersebut kemudian dikirim ke pasar ekspor sebagai barang yang diklaim berasal dari Rusia.
Drone Rusia Hantam Odesa, 14 Orang Terluka
Serangan drone Rusia sebelum fajar menghantam kota Odesa di Ukraina selatan dan melukai sedikitnya 14 orang, termasuk dua anak-anak.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan serangan itu menyasar kawasan sipil dan permukiman warga.
Serangan tersebut menjadi bagian dari gelombang serangan terbaru Rusia terhadap wilayah sipil Ukraina.
Di sisi lain, serangan drone Ukraina juga dilaporkan menewaskan dua orang di wilayah Kherson selatan yang saat ini diduduki Rusia.
Gubernur yang ditunjuk Moskow, Vladimir Saldo, mengatakan korban merupakan seorang pria dan seorang wanita berusia 70-an.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Kian Membara: Korban Jiwa di Sumy, Kilang Minyak Moskow Kena Bom
Keduanya tewas di desa Dnipriany.
Serangan saling balas ini kembali menunjukkan eskalasi konflik yang terus meluas di kedua wilayah.
Odesa Diserang, Zelensky Ungkap Rusia Lepas 1.900 Drone
Drone Rusia menghantam kawasan permukiman dan infrastruktur sipil di Odesa, Ukraina selatan, pada Senin.
Kepala administrasi kota Serhii Lysak mengatakan serangan itu menyasar area padat penduduk.
Oleh Kiper, kepala administrasi militer regional, menyebut lima orang terluka harus dirawat di rumah sakit.
Sebagian besar korban mengalami luka akibat pecahan peluru.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan intensitas serangan Rusia terus meningkat tajam.
Dalam sepekan terakhir, Rusia disebut telah menembakkan sekitar 1.900 drone serang ke wilayah Ukraina.