Kamis, 30 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pemimpin Yahudi Iran Puji Kepemimpinan Revolusi Mojtaba Khamenei, Tegaskan Loyalitas

Di tengah meningkatnya tekanan eksternal, perwakilan komunitas Yahudi Iran menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan.

Tayang:
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
IRAN - Potret bendera Iran. Kementerian Intelijen Iran mengklaim telah menangkap 97 tentara bayaran yang direkrut Israel di seluruh wilayah Iran, Kamis (19/3/2026). Di tengah meningkatnya tekanan eksternal, perwakilan komunitas Yahudi Iran menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan. 
Ringkasan Berita:
  • Komunitas Yahudi Iran menyatakan loyalitas kepada kepemimpinan Revolusi dan menegaskan peran mereka dalam masyarakat.
  • Seruan kuat untuk persatuan nasional di tengah tekanan dan konflik eksternal.
  • Kecaman atas serangan yang menghancurkan sinagoge di Teheran dan dampaknya bagi komunitas Yahudi global.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perwakilan komunitas Yahudi Iran, Homayoun Sameh Najafabadi, menegaskan kesetiaan komunitasnya kepada Pemimpin Revolusi dan Republik Islam, Mojtaba Khamenei.

Ia menyampaikan bahwa warga Yahudi Iran bangga menjadi bagian integral dari struktur sosial negara tersebut.

Dalam pidato yang disampaikan di hadapan massa yang memprotes kebijakan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Najafabadi menyebut kepemimpinan saat ini sebagai kelanjutan dari warisan Ali Khamenei.

Pihaknya menggambarkan Mojtaba sebagai seorang murid dari Imam yang gugur.

Ia menekankan bahwa komunitas Yahudi Iran berdiri berdampingan dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tekanan eksternal.

Serta menyuarakan harapan akan keberhasilan kepemimpinan dalam membawa negara menuju kemajuan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya persatuan antara rakyat dan angkatan bersenjata.

Pihaknya memuji ketahanan masyarakat Iran dalam menghadapi tantangan.

Dalam konteks meningkatnya ketegangan, Najafabadi turut mengecam serangan yang dilaporkan terjadi pada 7 April, yang menghancurkan Sinagoge Rafi Nia di Teheran.

Ia menyatakan bahwa serangan tersebut melukai perasaan umat Yahudi secara global, terutama karena terjadi saat hari raya keagamaan.

Ia menutup pidatonya dengan harapan akan kemenangan Iran dan terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di dunia.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved