Jumat, 1 Mei 2026

Suku Bunga Jangka Panjang Jepang Tembus 2,535 Persen, Tertinggi dalam 27 Tahun Terakhir

Suku bunga Jepang tembus 2,535%, tertinggi 27 tahun. Ketegangan global dan lonjakan minyak picu aksi jual obligasi dan kekhawatiran pasar

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Ricard Susilo
SUKU BUNGA JEPANG - Grafik suku bunga obligasi 10 tahun pemerintah Jepang yang naik tertinggi pertama kali sejak 27 tahun lalu. (Richard Susilo) 
Ringkasan Berita:
 
  • Suku bunga obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik ke 2,535 persen pada 30 April, tertinggi dalam 27 tahun sejak 1999 
  • Kenaikan dipicu ketegangan geopolitik global, khususnya terkait perundingan AS–Iran yang mendorong lonjakan harga minyak 
  • Kondisi ini memicu aksi jual obligasi dan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap risiko global

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO –  Suku bunga jangka panjang di Jepang mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan 30 April.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun—yang menjadi indikator utama—naik hingga mencapai 2,535 persen.

Menurut Nippon Mutual Securities, angka ini merupakan level tertinggi dalam sekitar 27 tahun terakhir, sejak Februari 1999.

"Ini suku bunga tertinggi pertama kali dalam 27 tahun terakhir ini," ungkap sumber di pialang saham tersebut.

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian terhadap masa depan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait situasi geopolitik di kawasan tersebut. 

Ketegangan tersebut mendorong kenaikan harga minyak mentah di pasar berjangka.

Baca juga: BI Tahan Suku Bunga, HSBC Sebut Rupiah Bisa Lebih Tertekan Jika Dipangkas

Sebagai dampaknya, investor melakukan aksi jual terhadap obligasi pemerintah, yang kemudian mendorong naiknya imbal hasil atau suku bunga jangka panjang.

Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko global, khususnya terkait stabilitas energi dan dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Federal Reserve AS (Fed) mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak berubah pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal AS (FOMC) yang diadakan pada tanggal 29 April kemarin. 

Kenaikan suku bunga jangka panjang AS karena kesadaran akan kemungkinan menunda penurunan suku bunga untuk saat ini karena peringatan inflasi juga telah tumpah ke suku bunga domestik.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved