5 Populer Internasional: Iran Serang UEA dengan Rudal Balistik - IRGC Dituding Bertindak Sendiri
Iran melancarkan serangan rudal balistik dan drone ke Uni Emirat Arab, namun sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.
Ia berpendapat bahwa narsisisme Trump yang sudah lama ada telah memburuk akhir-akhir ini.
5. China ‘Ngeyel’! Tetap Impor Minyak Dari Iran Meski Disanksi AS
China secara tegas menolak mematuhi sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap perusahaan-perusahaan yang membeli minyak dari Iran. Sikap ini menandai perlawanan terbuka Beijing terhadap tekanan ekonomi Washington.
Dalam pernyataan resminya, pemerintah China memerintahkan perusahaan-perusahaan dalam negeri untuk tetap melanjutkan transaksi minyak Iran.
Kebijakan ini diambil di tengah upaya AS yang berusaha menekan pemasukan Iran dari sektor energi melalui sanksi ketat dan pembatasan jalur perdagangan.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Departemen Keuangan AS juga memperingatkan lembaga keuangan global agar tidak terlibat dalam transaksi dengan kilang minyak independen China, yang dikenal sebagai “kilang teko”.
Pihak AS menilai keterlibatan dengan perusahaan-perusahaan tersebut berisiko memicu sanksi lanjutan terkait perdagangan minyak Iran.
Namun, tekanan tersebut tidak membuat China mundur. Untuk pertama kalinya, Beijing secara aktif menggunakan undang-undang anti-sanksi yang dirancang untuk melindungi kepentingan nasional dan perusahaan domestik dari tekanan asing.
Melalui aturan ini, perusahaan China justru dapat dikenai sanksi di dalam negeri jika mematuhi kebijakan luar negeri yang dianggap merugikan negara.
Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah Hengli Petrochemical. Perusahaan ini masuk dalam daftar hitam AS karena diduga membeli minyak Iran.
Namun, pihak Hengli membantah tuduhan tersebut dan menegaskan tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan internasional.
Langkah China ini memperlihatkan strategi tegas dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai “yurisdiksi jarak jauh” oleh AS, yaitu penerapan hukum domestik Amerika terhadap perusahaan di luar wilayahnya.
(Tribunnews.com)