Nikkei Jepang Tembus 63.000 Poin untuk Pertama Kalinya
Nikkei 225 tembus 63.000 poin dipicu saham AI dan semikonduktor, namun risiko koreksi masih membayangi pasar
Ringkasan Berita:
- Indeks Nikkei 225 mencetak rekor baru dengan menembus level 63.000 poin pada Kamis (7/5/2026).
- Lonjakan dipicu aksi beli saham AI dan semikonduktor serta membaiknya sentimen global
- Meski menguat tajam, pasar tetap mewaspadai potensi koreksi akibat kenaikan yang terlalu cepat
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Nikkei 225 mencatat sejarah baru pada perdagangan Kamis (7/5), setelah untuk pertama kalinya menembus level 63.000 poin.
Di tengah derasnya aksi beli, indeks utama Bursa Tokyo sempat melonjak hampir 3.500 poin dibanding penutupan pekan lalu.
Sejak awal perdagangan pagi, investor langsung memburu saham-saham terkait AI dan semikonduktor.
Kenaikan tajam tersebut membuat Nikkei lebih dulu menembus level 62.000 poin pada sesi pagi, sebelum akhirnya bergerak lebih tinggi hingga menyentuh kisaran 63.000 poin pada perdagangan siang hari.
"Lonjakan ini dipicu oleh membaiknya sentimen global, terutama harapan bahwa risiko ketegangan situasi Iran mulai mereda. Selain itu, selama libur Golden Week di Jepang, saham-saham teknologi dan semikonduktor di Amerika Serikat maupun Asia mengalami penguatan besar, yang ikut memicu optimisme investor di Tokyo," ungkap seorang peaku pasar saham Jepang kepada Tribunnews.com Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Viral di Jepang, Goresan Batu Kecil di Mobil Rental Ditagih Rp10 Juta Lebih
Pelaku pasar menyebut sektor AI dan semikonduktor kembali menjadi motor utama reli pasar Jepang.
Permintaan terhadap saham-saham teknologi meningkat tajam seiring ekspektasi pertumbuhan industri kecerdasan buatan yang terus berlanjut.
Namun demikian, sejumlah pengamat pasar mengingatkan bahwa kenaikan yang terlalu cepat juga mengandung risiko koreksi.
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa sebagian saham “sudah naik terlalu tinggi dalam waktu singkat” sehingga investor perlu mencermati apakah momentum penguatan ini benar-benar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Meski euforia pasar masih kuat, kekhawatiran terhadap potensi aksi ambil untung dan volatilitas global masih membayangi perdagangan saham Jepang dalam beberapa hari ke depan.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nikkei-225111.jpg)