Hasil Pemilu Inggris: Partai Buruh yang Dipimpin Keir Starmer Babak Belur
Menanggapi hasil buruk tersebut, Starmer mengaku kecewa, namun tetap bersikeras tidak akan mundur dari jabatannya
Selain Reform UK, partai-partai lain juga berhasil "mencuri" suara Partai Buruh.
Hal ini bisa dilihat dari melonjaknya suara yang didapatkan Partai Hijau atau Green Party yang meraih suara dari kalangan anak muda yang kecewa karena Starmer dianggap terlalu kaku soal ekonomi dan imigrasi.
Alasan Starmer "Dimusuhi" Warga Inggris
Kepercayaan publik terhadap Starmer merosot akibat beberapa skandal dan kebijakan yang berubah-ubah.
Salah satunya adalah keputusan menunjuk Peter Mandelson sebagai duta besar untuk AS.
Hal ini menjadi sorotan publik mengingat Starmer mengakui tahu bahwa Mandelson memiliki hubungan dengan mendiang Jeffrey Epstein sebelum menunjuknya.
Epstein sendiri dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual yang menyediakan jasa prostitusi ilegal menggunakan anak di bawah umur kepada sejumlah pejabat dunia, termasuk Mandelson.
Runtuhnya citra Starmer ini juga bisa dilihat dari hasil survei jelang pemilu.
Baca juga: Pangkalan Inggris Tampung C-130 Super Hercules AS dan Pembom B-1, Meski Trump dan Starmer Berselisih
Melansir dari Poll Politicio, 52 persen warga Inggris menganggap Starmer sebaiknya mundur akibat skandal ini, dengan disapproval rating atau tingkat penolakan mencapai 71 persen di beberapa survei.
Hanya 16 persen publik yang percaya Starmer jujur soal proses penunjukan Mandelson.
Saat menanggapi runtuhnya citra Starmer, Ben Ansell, seorang profesor dari Universitas Oxford turut buka suara
Ansell menilai saat ini Partai Buruh tengah menggodok nama baru yang dapat menggantikan sosok Keir Starmer guna memulihkan citra partai di masa yang akan datang.
Kini beberapa nama besar di internal partai seperti Menteri Kesehatan Wes Streeting dan Walikota Manchester Andy Burnham disebut-sebut sudah siap menggantikan posisi Starmer di pemilihan Perdana Menteri pada tahun 2029 mendatang.
Ansell juga menyangsikan sosok Starmer bisa bertahan sampai pemilu 2029.
“Jika dia mampu bertahan hingga 2029 maka itu akan mengejutkan sebagian besar analis politik dan itu mungkin akan mengejutkan sebagian besar anggota Partai Buruh pada saat ini,” pungkas Ansell.
(Tribunnews.com/Bobby)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Keir-Starmer-mengumumkan-Inggris-resmi-mengakui-Palestina.jpg)