Iran Vs Amerika Memanas
Esmail Baghaei: Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk di Lebanon
Pemerintah Iran menegaskan bahwa fokus utama Teheran saat ini adalah mendorong penghentian perang dan menciptakan stabilitas kawasan.
Ringkasan Berita:
- Iran menyatakan fokus utama saat ini adalah menghentikan perang dan menjaga stabilitas kawasan Asia Barat.
- Teheran menuding Amerika Serikat sebagai penyebab utama ketidakstabilan regional akibat kebijakan sepihaknya.
- Iran menyerukan keamanan kawasan dibangun tanpa campur tangan negara-negara luar.
TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan bahwa tuntutan yang diajukan Teheran dalam berbagai pembahasan diplomatik merupakan langkah yang masuk akal dan logis.
Pihaknya mengatakan tuntutan tersebut demi kepentingan seluruh kawasan, bukan hanya untuk Iran semata.
Hal itu dikatakan Baghaei dalam konferensi pers mingguan Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (11/5/2026).
Baghaei mengatakan bahwa perdamaian di kawasan, termasuk di Lebanon, menjadi prioritas utama pemerintah Iran saat ini.
Ia menyebut penghentian perang bukanlah tuntutan berlebihan.
Dan hal tersebut harus menjadi fokus bersama negara-negara regional, mengutip Al Mayadeen, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Serangan Israel di Lebanon Lukai Paramedis, Hizbullah Balas dengan Drone dan Roket
Menurutnya, pembahasan terkait isu uranium Iran saat ini belum menjadi prioritas utama karena Teheran lebih menekankan pentingnya mengakhiri konflik yang masih berlangsung di kawasan Asia Barat.
Baghaei juga menyoroti sikap Amerika Serikat (AS) yang dinilainya masih mempertahankan pendekatan sepihak dan tuntutan yang tidak adil dalam berbagai isu regional.
Ia menuduh Washington sebagai pihak yang memperburuk ketidakstabilan kawasan melalui kebijakan intervensi dan tekanan politik.
Selain itu, Iran menilai negara-negara kawasan seharusnya mampu membangun sistem keamanan sendiri tanpa campur tangan kekuatan asing.
Baghaei menyerukan agar negara-negara dunia melepaskan diri dari dominasi AS.
Iran menyebut AS sering mengabaikan hukum internasional dan melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Di akhir pernyataannya, Baghaei menegaskan Iran tetap mengedepankan diplomasi, namun siap mengambil langkah lain apabila diperlukan demi menjaga kepentingan nasional dan stabilitas kawasan.
(*)
Iran menyerukan keamanan kawasan dibangun tanpa campur tangan negara-negara luar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bendera-Iran-Amerika-Israel-2.jpg)