Selasa, 12 Mei 2026

Wabah Hantavirus

Belum Ada Gejala, Australia Karantina 42 Hari Penumpang Kapal MV Hondius yang Terdampak Hantavirus

Belum ada gejala, Australia pulangkan penumpang kapal MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus dan siapkan karantina ketat 42 hari di Perth.

Tayang:

Mereka diwajibkan menjalani tiga minggu pertama dari total masa karantina 42 hari di fasilitas tersebut.

Awak pesawat yang membawa mereka juga akan ikut dikarantina di Bullsbrook.

Baca juga: 5 Populer Internasional: 13 Negara Terdampak Hantavirus dari Kapal Pesiar - F-35 AS Kirim Sinyal SOS

Mark Butler mengatakan langkah Australia kemungkinan menjadi respons karantina paling ketat dibanding negara lain yang memulangkan penumpang MV Hondius.

Menurutnya, sebagian besar negara hanya menerapkan karantina terpusat selama dua atau tiga hari sebelum penumpang diizinkan isolasi mandiri di rumah.

“Kami memutuskan menggunakan langkah yang lebih kuat dari itu,” kata Butler.

Ia mengatakan Australia memiliki fasilitas khusus dan tenaga medis berpengalaman untuk menangani potensi kasus penyakit menular.

Belum Ada Penumpang Bergejala

Hingga Senin malam, tidak ada penumpang asal Australia maupun Selandia Baru yang menunjukkan gejala hantavirus.

WHO sebelumnya merekomendasikan masa karantina 42 hari karena hantavirus memiliki masa inkubasi yang panjang.

Virus tersebut dapat menyebabkan gejala mirip flu, gagal pernapasan, hingga kematian dalam beberapa kasus.

Meski demikian, pejabat kesehatan internasional menyebut risiko penularan ke masyarakat umum masih rendah karena virus tidak mudah menyebar antar manusia.

Tiga Orang Meninggal

Reuters melaporkan wabah hantavirus di MV Hondius sejauh ini telah menewaskan tiga orang.

Baca juga: Jalur Perjalanan WNA Sebelum Kontak Erat dengan Korban Hantavirus, Dari Argentina hingga ke Jakarta

Korban meninggal terdiri dari pasangan asal Belanda dan seorang warga negara Jerman.

WHO menyatakan saat ini terdapat tujuh kasus hantavirus Andes yang telah terkonfirmasi.

Selain itu, terdapat dua kasus lain yang masih diduga terkait wabah tersebut.

Seorang penumpang asal Prancis dilaporkan dalam kondisi memburuk setelah dinyatakan positif usai dievakuasi dari kapal.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved