PPI Jerman Gelar LDK 5.0, Perkuat Kepemimpinan dan Solidaritas Pelajar Indonesia
PPI Jerman menggelar LDK 5.0 pada 1–3 Mei 2026 di Hessen dengan tema kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi.
Ringkasan Berita:
- PPI Jerman menggelar LDK 5.0 pada 1–3 Mei 2026 di Hessen dengan tema kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi.
- Kegiatan ini diikuti 90 peserta dari 19 cabang PPI di seluruh Jerman serta menghadirkan berbagai materi pengembangan kepemimpinan dan interpersonal.
- Melalui LDK 5.0, PPI Jerman ingin memperkuat solidaritas sekaligus mencetak pemimpin muda Indonesia yang kompeten dan siap melayani.
TRIBUNNEWS.COM - Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) PPI Jerman ke-5 digelar pada 1–3 Mei 2026 di CVJM Feriendorf, Herbstein, Hessen.
Mengangkat tema “Be the Leader in You — Communication, Collaboration, and Strategy”, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan pelajar Indonesia di Jerman, mulai dari komunikasi, kolaborasi tim, hingga kemampuan berpikir kritis.
Selain itu, acara ini juga menjadi sarana memperluas jaringan dan memperkuat solidaritas antarpelajar Indonesia dari berbagai wilayah di Jerman.
Sebanyak 90 peserta dan panitia dari 19 cabang PPI di seluruh Jerman turut ambil bagian dalam LDK 5.0.
Acara dibuka melalui sambutan dari perwakilan KJRI Frankfurt dan KBRI Berlin, kemudian dilanjutkan oleh Duta Besar RI untuk Jerman, H.E. Abdul Kadir Jailani.
Dalam sambutannya, Dubes menegaskan pentingnya LDK sebagai agenda tahunan untuk membangun karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa Indonesia di Jerman.
Ia juga memberikan kuliah umum mengenai perkembangan geopolitik global terkini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi pengembangan diri dan kepemimpinan.
Baca juga: Diskusi dengan PPI Jerman, AHY Ajak Mahasiswa Jadi Patriot Indonesia di Panggung Global
Materi tersebut meliputi Communication and Conflict Management oleh Firman Martua Tambunan, Leadership Style and Interpersonal Relation oleh Dimas Fakhri Arsaputra, serta Financial and Resource Management oleh Wilson Sebastian.
Seluruh sesi dirancang untuk memperkuat kemampuan interpersonal dan kepemimpinan peserta.
LDK 5.0 juga menjadi wadah yang mempertemukan pengurus PPI cabang dengan PPI Jerman dalam semangat kolaborasi yang sama. Ketua Umum PPI Jerman 2025/2026, Maria Patricia Viannisa, menyampaikan bahwa LDK berfungsi sebagai penghubung antara cabang dan pusat organisasi.
Menurut Maria Patricia Viannisa, para pengurus merupakan representasi nyata PPI.
Karena itu, yang terpenting bukan sekadar memahami apa itu PPI, tetapi bagaimana menjadikan PPI bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Selain sesi materi, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan seperti treasure hunt dan pentas api unggun.
Aktivitas tersebut bertujuan mempererat hubungan antarcabang sekaligus menerapkan nilai-nilai kepemimpinan secara langsung.
Ketua Pelaksana LDK PPI Jerman 5.0, Antonius Alvin Makmur, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang penting untuk membangun karakter, memperkuat kebersamaan, dan mempersiapkan peserta agar siap berkontribusi dalam pelayanan maupun komunitas.
Ia berharap LDK tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran yang membantu peserta mengenal diri, sesama, dan tujuan pengabdian mereka ke depan.
Melalui penyelenggaraan LDK 5.0, PPI Jerman kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi pemimpin muda Indonesia yang kompeten, peduli, dan siap melayani.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Latihan-Dasar-Kepemimpinan-LDK-PPI-Jerman.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.