Kamis, 14 Mei 2026

Xi Jinping ke Donald Trump: China dan AS Harus Jadi Mitra, Bukan Rival

Xi Jinping tegaskan hubungan China-AS harus jadi kemitraan, bukan persaingan, saat bertemu Donald Trump di Beijing.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Dok White House
TRUMP DAN XI - Presiden AS Donald Trump menyapa Presiden Tiongkok Xi Jinping sebelum pertemuan bilateral di terminal Bandara Internasional Gimhae, Kamis, 30 Oktober 2025, di Busan, Korea Selatan. Kini pada Kamis 14 Mei 2026 kedua pemimpin kembali bertemu. Xi Jinping tegaskan hubungan China-AS harus jadi kemitraan, bukan persaingan, saat bertemu Donald Trump di Beijing. (Foto Resmi Gedung Putih) 

Sebelum KTT berlangsung, Wakil Perdana Menteri China bidang ekonomi He Lifeng dijadwalkan bertemu Menteri Keuangan AS Scott Bessent guna membahas isu ekonomi lebih lanjut.

Baca juga: Jelang Bertemu Xi Jinping, Trump Sesumbar: Tak Butuh Bantuan China di Perang Iran

Risiko Ketegangan Tetap Membayangi

Meski kedua negara mencoba menjaga stabilitas hubungan, sejumlah faktor dinilai dapat menggagalkan upaya détente atau meredanya ketegangan.

Perbedaan sikap terkait perang Iran menjadi salah satu titik sensitif. China sebelumnya mengkritik tindakan yang dianggap melanggar hukum internasional dan menyebutnya sebagai “kembalinya hukum rimba.”

Menteri Luar Negeri China Wang Yi bahkan telah bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Beijing pekan lalu.

Dalam pertemuan itu, China mendukung hak Iran untuk menggunakan energi nuklir secara damai, meski juga menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Di tengah ketegangan tersebut, baik China maupun AS kini terus memperkuat “senjata ekonomi” masing-masing, termasuk melalui sanksi, pembatasan perdagangan, dan regulasi terhadap perusahaan asing.

(Anadolu/CNBC/Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved