Sabtu, 16 Mei 2026

5 Populer Internasional: Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA - Sosok Pebisnis China Zhou Qunfei

Kumpulan berita populer internasional, di antaranya Netanyahu diklaim melakukan kunjungan rahasia ke UEA di tengah perang Iran

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Dwi Setiawan

Zhou Qunfei, wanita yang memimpin perusahaan manufaktur raksasa Lens Technology, menjadi sorotan saat duduk di posisi strategis dalam jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden China Xi Jinping untuk Presiden AS Donald Trump pada Kamis (14/5/2026) malam.

Ia duduk di antara dua klien terpenting perusahaannya, pendiri Tesla Elon Musk dan CEO Apple Tim Cook.

Sejumlah pebisnis besar China menghadiri jamuan makan malam tersebut bersama para eksekutif dan pejabat AS, seperti dilaporkan South China Morning Post.

Dilansir vietnam.vn, Zhou Qunfei saat ini menempati peringkat kedua dalam Daftar Pengusaha Wanita Hurun 2025 yang diterbitkan oleh Hurun Research Institute.

Kisah hidup Zhou yang berawal dari desa miskin di China hingga menjadi pengusaha sukses telah menginspirasi banyak pekerja migran di negara dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa itu.

Zhou Qunfei pertama kali menarik perhatian publik di China pada tahun 2015 sebagai wanita terkaya di negara tersebut ketika perusahaannya melantai di Bursa Saham Shenzhen dan membuatnya mengumpulkan kekayaan hingga 50 miliar yuan.

Namun, perjalanan hidupnya dimulai dari kemiskinan yang sangat berat.

Zhou lahir pada tahun 1958 di keluarga miskin di pedesaan bersama tiga saudara kandung.

Sejak kecil, ia dan saudara-saudaranya harus memelihara bebek dan babi untuk membantu menghidupi keluarga.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Trump Kecolongan, Iran Klaim Sedang Bongkar Teknologi Rudal Tomahawk AS untuk Dijadikan Senjata Baru

Iran tengah melakukan rekayasa balik atau reverse engineering terhadap rudal Tomahawk buatan Amerika Serikat yang ditemukan dalam kondisi belum meledak selama perang Iran melawan AS-Israel.

Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari upaya Teheran memperkuat teknologi persenjataan domestik di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Laporan itu mencuat setelah kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, mengungkap bahwa militer Iran kini memanfaatkan rudal-rudal yang jatuh namun gagal meledak sebagai sumber pembelajaran teknologi militer.

Dalam laporannya, Mehr menyebut beberapa rudal Tomahawk ditemukan dalam kondisi sebagian utuh setelah berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Iran atau mengalami kegagalan detonasi saat menghantam target.

Situasi tersebut langsung dimanfaatkan oleh militer Iran. Pasukan keamanan dan unit teknis disebut segera mengamankan serpihan serta komponen utama rudal untuk dipelajari lebih lanjut oleh para insinyur pertahanan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved