Iran Vs Amerika Memanas
Tanda-Tanda Perang Kembali Pecah Kian Dekat, Isi Negosiasi Rahasia AS-Iran Mulai Terungkap
Amerika Serikat mengajukan lima syarat utama kepada Teheran. Sebaliknya, Iran membalas dengan mengajukan 5 syaratnya sendiri
Tanda-Tanda Perang Kembali Pecah Kian Dekat, Isi Negosiasi Rahasia AS-Iran Mulai Terungkap
Ringkasan Berita:
- Media Iran mengungkap lima syarat yang diajukan Amerika Serikat kepada Teheran dalam negosiasi terbaru.
- Iran membalas dengan lima prasyarat sendiri, termasuk pencabutan sanksi dan pengakuan atas Selat Hormuz.
- Perang di kawasan Timur Tengah dinilai semakin dekat karena negosiasi berjalan keras dan penuh tekanan geopolitik.
TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memasuki fase kritis saat media Iran membocorkan rincian tuntutan Washington dalam proses negosiasi terbaru di tengah meningkatnya ancaman kembali pecahnya perang di Timur Tengah.
Kantor Berita Fars pada Minggu (17/5/2026) melaporkan kalau Amerika Serikat mengajukan lima syarat utama kepada Teheran sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik dan pembicaraan nuklir yang berlangsung di tengah eskalasi regional.
Menurut laporan tersebut, Washington meminta Iran menyerahkan sebagian besar stok uranium, membatasi aktivitas fasilitas nuklir, hingga menerima pembekuan sebagian asetnya.
Baca juga: Berbeda dari Klaim Trump, Laporan Intelijen AS: 90 Persen Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Lima Syarat Amerika Serikat untuk Iran
Berdasarkan laporan media Iran, berikut lima tuntutan utama Washington:
- Amerika Serikat tidak akan membayar kompensasi atau ganti rugi apa pun kepada Iran.
- Sebanyak 400 kilogram uranium Iran harus dipindahkan dan diserahkan kepada AS.
- Hanya satu fasilitas nuklir Iran yang diizinkan tetap beroperasi.
- Hingga 25 persen aset Iran yang dibekukan tidak akan dicairkan.
- Gencatan senjata di berbagai front konflik akan bergantung pada hasil negosiasi.
Media Iran menilai syarat-syarat tersebut menunjukkan Washington lebih berupaya menekan posisi Teheran ketimbang mencari solusi damai.
Laporan itu juga menyebut bahwa sekalipun Iran memenuhi tuntutan tersebut, ancaman serangan Amerika Serikat maupun Israel diyakini tetap tidak akan hilang.
Iran Balas dengan Lima Prasyarat
Sebagai respons, Teheran juga mengajukan lima tuntutan yang disebut sebagai syarat membangun kepercayaan sebelum negosiasi lebih lanjut dilakukan.
Iran meminta:
- Penghentian perang di seluruh lini konflik, terutama di Lebanon.
- Pencabutan seluruh sanksi terhadap Iran.
- Pelepasan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri.
- Pemberian kompensasi atas kerusakan akibat perang.
- Pengakuan terhadap kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.
Poin terakhir terkait Selat Hormuz dipandang sangat sensitif karena jalur tersebut merupakan salah satu rute energi terpenting dunia.
Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati kawasan itu.
Konflik Iran Masuk Babak Lebih Berbahaya
Terungkapnya isi negosiasi ini terjadi saat situasi Timur Tengah terus memanas.
Dalam beberapa pekan terakhir, kawasan Teluk, Lebanon, Irak, Suriah, dan Laut Merah menjadi titik eskalasi baru akibat meningkatnya serangan drone, rudal, serta ancaman terhadap jalur energi internasional.
Amerika Serikat dan sekutu Barat menuduh Iran memperluas pengaruh militernya melalui kelompok proksi di berbagai negara kawasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bendera-Iran-Amerika-Israel-2.jpg)