Sabtu, 16 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Negara yang Berperang dengan Teheran

Selat Hormuz berada di antara Iran dan Oman. Bagi Teheran, tidak terdapat wilayah perairan internasional di antara keduanya.

Tayang:
HO/IST/dok.
Iran akan mengenakan biaya tol kepada kapal-kapal dari negara-negara sekutu Amerika Serikat alias kapal-kapal negara musuh Iran yang melintasi Selat Hormuz. 

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Negara yang “Berperang” dengan Teheran

Ringkasan Berita:
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional, kecuali kapal dari negara yang sedang berperang dengan Iran.
  • Iran menegaskan tidak mempercayai Amerika Serikat dan menilai tawaran negosiasi Washington muncul setelah gagal mencapai tujuan melalui tekanan militer.
  • Pernyataan tersebut menegaskan posisi strategis Selat Hormuz sebagai jalur vital energi dunia yang dapat memengaruhi stabilitas geopolitik dan pasar minyak global.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional, kecuali untuk kapal milik negara-negara yang sedang “berperang” dengan Iran.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam konferensi pers di New Delhi, India, Jumat (15/5), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kekhawatiran global terhadap keamanan jalur pelayaran energi paling strategis di dunia tersebut.

Baca juga: Amerika Siapkan “Operation Sledgehammer”, Sinyal Perang Iran Potensial Berlanjut

As much as our concern, Hormuz is open to all except those vessels of those countries who are in war with us,” ujar Araghchi.

Ia menambahkan Iran siap membantu kapal-kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz dan memastikan jalur pelayaran tetap aman selama situasi memungkinkan.

“Begitu agresi berakhir, saya yakin semuanya akan kembali normal. Kami akan mengatur jalur aman bagi seluruh kapal,” katanya.

Selat Hormuz dan Posisi Strategis Iran

Araghchi juga menekankan kalau Selat Hormuz berada di antara Iran dan Oman, serta menyebut tidak terdapat wilayah perairan internasional di antara keduanya.

Pernyataan itu memperlihatkan bagaimana Teheran memandang posisi geografis dan kontrol strategisnya atas salah satu titik choke point (titik sangat sempit) energi terpenting dunia.

Selat Hormuz memiliki arti vital bagi ekonomi global karena menjadi jalur utama distribusi minyak dan gas internasional.

Sebagian besar ekspor energi dari negara-negara Teluk melewati perairan tersebut setiap hari.

Gangguan kecil saja di kawasan itu dapat langsung memicu lonjakan harga minyak, gangguan rantai pasok energi, hingga meningkatkan ketegangan pasar keuangan global.

Karena itu, pernyataan Iran dinilai bukan sekadar pesan keamanan maritim, tetapi juga sinyal geopolitik bahwa Teheran masih memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas energi dunia di tengah konflik kawasan yang belum mereda.

Pertemuan Iran dan India di Forum BRICS

Pernyataan Araghchi disampaikan saat menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS ke-18 di New Delhi.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri India S Jaishankar untuk membahas perkembangan regional dan kerja sama kedua negara.

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri India Narendra Modi juga bertemu dengan Araghchi dalam rangka memperkuat stabilitas kawasan dan kerja sama multilateral di tengah ketidakpastian situasi Timur Tengah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved