Rabu, 3 Juni 2026

Mengunjungi 3 Kampus Kelas Dunia di Moskow yang Melahirkan Para Astronot hingga Ahli Genetika Global

Dari Indonesia saat ini lebih dari 500 mahasiswa dari tanah air belajar di universitas-universitas Rusia, termasuk sejumlah kampus unggulan di Moskow.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Hasanudin Aco
Kampus di Moskow Rusia menawarkan sejumlah program studi unggulan di bidang budidaya pertanian, peternakan, kerdintaraan, astronomi, kimia, dan sebagainya. 

Bisa dilihat dari gedung utama bersejarah kampus yang menempati Istana Slobodskoy, sebuah bangunan bergaya Kekaisaran awal abad ke-19 yang disebutkan dalam novel Perang dan Perdamaian karya Leo Tolstoy. 

bauman rusia
Di BMSTU kita bisa melihat perlengkapan dunia antariksa seperti baju astronot hingga kapsul pesawat luar angkasa. /Foto: Hasanuddin Aco

Fasad sisi sungai yang berlawanan, yang ditambahkan pada era Soviet (1949–1960), dibuat dengan gaya neoklasik.

Saat ini, BMSTU memiliki lebih dari 31.000 mahasiswa.

Di kampus ini mahasiwa bisa mengambil program studi teknologi kedirgantaraan dan roket-antariksa, teknik mesin dan ilmu material, elektronika dan mikroelektronika, robotika dan otomatisasi, teknologi informasi, dan matematika terapan.

BMSTU menerima sekitar 1.400 mahasiswa internasional.  Karena semua pengajaran dilakukan dalam bahasa Rusia, mahasiswa baru belajar bahasa Rusia setahun sebelum bergabung dengan program utama mereka.

Perwakilan Universitas Bauman, Ivan V. Lobanov mengatakan universitas menyediakan akomodasi asrama untuk mahasiswa internasional dan fasilitas lain seperti fasilitas olahraga, klub sains, seni, komunitas keagamaan, konferensi internasional, dan klub mahasiswa Unial khusus untuk mahasiswa asing.

kampus bauman rusia
Peneliti BMSTU memperlihatkan peta dunia dan kedirgantaraan, /Foto: Hasanuddin Aco

Tribunnews.com sempat mengunjungi laboratorium antariksa univeritas dan pusat pembuatan  perangkat organ-on-a-chip.

Dimana para mahasiswa diajarkan langsung  soal teknologi roket, antariksa, robotika, serta kedirgantaraan.

Mahasiswa Fakultas Teknologi Biomedis (BMT) menciptakan perangkat organ-on-a-chip untuk pengujian obat yang dipercepat untuk penyakit yang signifikan secara sosial dan berjuang untuk umur panjang yang sehat dan peningkatan kualitas hidup.

Mahasiswa juga mendemonstrasikan kepada Tribunnews.com roket yang telah dibuat dengan tangan sendiri.

Seorang mahasiswi mengatakan dalam dua tahun mereka sudah mampu membuat sebuah roket.

Selama 195 tahun berdiri, BMSTU telah meluluskan lebih dari 200.000 insinyur. Alumninya banyak berjasa untuk membentuk peradaban moderen manusia bumi diantaranya:

  • Sergei Korolev: Bapak eksplorasi ruang angkasa praktis yang meluncurkan satelit bumi buatan pertama dan pesawat ruang angkasa berawak pertama.
  • Vladimir Shukhov: Pelopor struktur cangkang jaring baja, pencipta Menara Shukhov, struktur hiperboloid pertama di dunia.
  • Pavel Sukhoi : Perancang pesawat terbang, pencipta seri pesawat tempur Su (Su-27, Su-30, dan lainnya).
  • Andrei Tupolev: Perancang pesawat terbang,  pencipta seri Tu termasuk pesawat penumpang supersonik Tu-144

UNIVERSITAS PERTANIAN NEGERI RUSIA TIMIRYAZEV

Universitas Pertanian Negeri Rusia Timiryazev (RSAU) merupakan lembaga pendidikan tinggi tertua dan paling terkenal di dunia yang berada di Moskow, Rusia.

Didirikan pada tahun 1865 atas perintah Kaisar Rusia Alexander II, RSAU telah melahirkan begitu banyak ilmuwan kelas dunia seperti Shukhrat Mitalipov (Angkatan 1986) seorang ahli genetika terkenal di dunia orang pertama yang berhasil mengkloning primata.

sktor prtanian
RSAU membubidayakan sejumlah tanaman unggulan. /Foto: Hasanuddin Aco

Beken Okenovich Alimzhanov, Anggota Presidium Asosiasi Internasional "Intervuz" dan Li Shude, salah satu pemulia tanaman sayuran terkemuka di Tiongkok.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved