Iran Vs Amerika Memanas
Awal Mula Muncul Isu Pezeshkian Mundur dari Kursi Presiden Iran, Singgung IRGC
Iran dengan tegas membantah bahwa Presiden Masoud Pezeshkian telah mengajukan surat pengunduran diri. Ini awal mula isu tersebut muncul.
"Kita akan terus melangkah maju dengan kekuatan, atau kita akan gugur sebagai martir."
"Dalam kedua kondisi tersebut, bagi kita, semuanya adalah sebuah kemenangan," tegas Pezeshkian, seperti dikutip dari kantor berita resmi Iran, IRNA.
Bagi masyarakat Iran, narasi kesyahidan bukanlah hal baru, melainkan lambang perlawanan tertinggi.
Pernyataan tegas ini seolah ingin mengirimkan pesan ke dunia luar bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan eksternal, melainkan akan semakin mempererat solidaritas nasional mereka.
Pezeshkian juga merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan dengan menyebut bahwa nyawanya tidaklah lebih berharga daripada para pemimpin terdahulu yang telah gugur mendahuluinya dalam membela negara.
Baca juga: Serangan AS ke Situs Rudal Iran Sia-sia, Terowongan Bawah Tanah Berhasil Dibuka Lagi
Ia meminta seluruh pejabat pemerintahan untuk tidak hanya duduk di belakang meja, melainkan hadir langsung di lapangan guna mengurai masalah masyarakat secara jujur dan transparan.
Langkah ini dianggap penting untuk menjaga kepercayaan publik di tengah situasi krusial.
"Kita harus mengelola setiap permasalahan secara jujur di lapangan, sembari senantiasa berserah diri dan memohon pertolongan kepada Tuhan," tambahnya.
(Tribunnews.com/Whiesa)