Kamis, 4 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Mengaku Serang Kuwait-Bahrain: Ada Korban Tewas, Negara-Negara Arab Bereaksi Keras

Pengakuan Iran menunjukkan meningkatnya risiko meluasnya konflik di kawasan yang selama ini menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.

Tayang:
HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
RUDAL IRAN - Tangkapan layar media sosial yang menunjukkan puing rudal terbakar dari serangan Iran ke Bandara Internasional Kuwait, Rabu (3/6/2026). Iran menyerang langsung Kuwait dengan dalih sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat terhadap kapal tanker dan fasilitas minyak mereka. 

Komando Umum Angkatan Pertahanan Bahrain menyatakan bahwa sistem pertahanan udara negara itu berhasil mencegat dan menghancurkan tiga rudal serta sejumlah drone yang diluncurkan dari Iran.

Menurut Bahrain, proyektil tersebut ditujukan ke lokasi-lokasi sipil di kerajaan tersebut.

Reaksi keras juga datang dari Yordania.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania mengutuk serangan Iran terhadap Kuwait dan Bahrain, menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan kedua negara serta ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.

Yordania menegaskan solidaritas penuh kepada Kuwait dan Bahrain serta mendukung langkah-langkah yang diambil kedua negara untuk melindungi wilayah, infrastruktur, dan warganya.

Pemerintah Yordania juga menyampaikan belasungkawa kepada Kuwait atas korban jiwa yang jatuh akibat serangan tersebut dan berharap para korban luka segera pulih.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Teluk, terutama terkait keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dunia.

Para pengamat menilai eskalasi terbaru ini berpotensi memperluas konflik regional apabila tidak segera diikuti upaya diplomasi untuk meredakan situasi.


 

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved