Jumat, 5 Juni 2026

Warga Israel Ditolak Menginap pada Sebuah Hotel di Jerman

Keluarga itu menerima pesan melalui Booking.com yang mengatakan "Maaf, orang Yahudi tidak diizinkan di hotel kami."

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Facebook Israel in Cyprus
BENDERA ISRAEL - Tangkapan layar Facebook Israel in Cyprus, Rabu (25/6/2025), memperlihatkan bendera Israel. Warga Israel dikabarkan ditolak menginap di sebuah hotel di Jerman. 

Kongres Yahudi Eropa mengatakan pihaknya "sangat terganggu" oleh kasus ini, dan menyatakan bahwa kasus ini "mengingatkan kita pada beberapa babak tergelap dalam sejarah Eropa."

Laporan tersebut mencatat bahwa insiden ini terjadi di tengah lonjakan antisemitisme yang lebih luas di Jerman, di mana lebih dari 6.200 pelanggaran antisemit tercatat pada tahun 2024, termasuk 173 kejahatan kekerasan.

"Tidak seorang pun boleh ditolak mendapatkan kamar hotel, layanan, atau akses ke kehidupan publik karena mereka Yahudi. Kami percaya pihak berwenang akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh dan meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab," tambah EJC.

Situs web hotel saat ini menampilkan pernyataan yang mengatakan, "Baru-baru ini telah terjadi liputan media yang luas, dan kami telah menghubungi perwakilan, polisi, dan Kantor Kanselir Negara untuk menyampaikan perspektif kami tentang peristiwa tersebut."

Pihak hotel kemudian meminta pengertian dan mengatakan bahwa mereka menerima "penghinaan dan ancaman."

"Pada kesempatan ini, kami juga ingin menyatakan dengan jelas bahwa kami mengutuk segala bentuk diskriminasi. Klaim bahwa kelompok-kelompok tertentu tidak diterima di tempat kami adalah tidak benar dan tidak mencerminkan fakta," demikian pernyataan tersebut.

Keluarga Sperl-Vogl, yang mengelola hotel tersebut, mengatakan bahwa operasional normal tidak terpengaruh.

Sumber: Jerussalem Post

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved