Konflik Rusia Vs Ukraina
Mungkinkah Putin dan Zelensky Bertemu Langsung untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina?
Volodymyr Zelenskyy mengusulkan pertemuan langsung dengan Vladimir Putin untuk membahas jalan keluar dari perang Rusia-Ukraina
Sebaliknya, Putin bersikeras bahwa pemilihan harus dilakukan lebih dulu.
Selain itu, Putin juga menolak mengakui bahwa Rusia merupakan pihak yang terlibat langsung dalam konflik tersebut.
Akibatnya, pembicaraan dalam Format Normandia mengalami kebuntuan.
Sebagian besar analis meyakini bahwa jika Putin dan Zelenskyy kembali bertemu secara langsung, hasilnya kemungkinan tidak akan jauh berbeda karena kedua pihak masih enggan mengalah dari posisi masing-masing.
Surat Zelenskyy
Dilansir Sky News, saat Vladimir Putin menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, Volodymyr Zelenskyy menulis pesan panjang yang berisi kritik terhadap pemimpin Rusia tersebut.
Dalam surat terbuka yang dipublikasikan di president.gov.ua dengan panjang lebih dari 1.800 kata, Zelenskyy memberikan penilaian yang lugas mengenai jalannya perang yang dilancarkan Rusia.
Ia menyoroti berbagai kegagalan Rusia dan meningkatnya frustrasi masyarakat Rusia terhadap kepemimpinan Putin, sebelum mengusulkan pertemuan langsung untuk mengakhiri perang.
Zelenskyy memulai suratnya dengan menyindir Putin terkait serangan drone Ukraina yang mencapai wilayah penyelenggaraan forum di St. Petersburg setelah menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer.
Menurutnya, jarak bukan lagi batas kemampuan Ukraina.
Ia juga mengatakan Putin mulai kehilangan dukungan di dalam negeri karena masyarakat Rusia semakin tidak nyaman dengan perang yang membawa konsekuensi negatif bagi negara mereka.
Zelenskyy menulis bahwa warga Rusia tidak menyukai serangan drone dan rudal Ukraina, kelangkaan bahan bakar, kenaikan harga yang terus-menerus, berbagai pembatasan, serta kemungkinan mobilisasi militer baru.
Menurutnya, Putin juga menghadapi tekanan besar untuk memulihkan ekonomi Rusia meskipun perang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
"Anda tidak akan memiliki cukup uang atau modal politik untuk terus membeli loyalitas warga Rusia seperti yang telah Anda lakukan selama 26 tahun terakhir," tulis Zelenskyy.
Zelenskyy: Kerugian Rusia Tak Tertahankan
Zelenskyy mengaku menerima laporan mengenai kerugian pasukan Rusia selama Mei yang jumlahnya melebihi 30.000 tentara tewas dan terluka parah.
"Kami telah mempertahankan tingkat tersebut bulan demi bulan, dan kami memiliki konfirmasi video untuk setiap kerugian Anda. Ini bukan klaim kosong."