Senin, 8 Juni 2026

Gempa di Sulut

Suasana Mencekam Gempa Filipina, Tanah Bergoyang saat Upacara Bendera SD di Mindanao

Momen gempa terekam saat para siswa dan guru sedang mengikuti upacara bendera di Sekolah Dasar Mahayahay, Mindanao, Filipina.

Tayang:
Tribunnews.com/Foto: DepEd Mahayahay Elementary School
GEMPA SAAT UPACARA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Filipina selatan pada Senin (8/6/2026) pagi. Momen gempa tersebut terekam saat para siswa dan guru sedang mengikuti upacara bendera di Sekolah Dasar Mahayahay, Barangay Kilalag, Malita, Davao Occidental. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa magnitudo 7,8 mengguncang Mindanao saat siswa SD mengikuti upacara bendera pagi.
  • Video memperlihatkan tanah berguncang dan bangunan kecil roboh di belakang siswa sekolah.
  • Gempa Filipina terasa hingga dekat wilayah perbatasan Indonesia di Sulawesi Utara.

 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Filipina selatan pada Senin (8/6/2026) pagi.

Momen gempa tersebut, terekam saat para siswa dan guru sedang mengikuti upacara bendera di Sekolah Dasar Mahayahay, Barangay Kilalag, Malita, Davao Occidental.

Davao Occidental, sering disebut Davao Barat, merupakan provinsi paling selatan dan termuda di Filipina, yang terletak di wilayah Davao, Mindanao.

Mindanao adalah pulau terbesar kedua di Filipina dan pulau utama paling selatan di kepulauan tersebut.

Provinsi Davao Barat berbatasan secara langsung dengan wilayah Indonesia, yakni perairan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam video yang bersumber dari DepEd Mahayahay Elementary School, para siswa tampak berada di halaman sekolah ketika guncangan terjadi.

Para siswa tampak berjongkok.

Tanah terlihat berguncang.

Sejumlah orang dewasa ada yang memeluk siswa.

Sebuah bangunan kecil di belakang roboh akibat gempa tersebut.

Dikutip dari Philstar, pihak sekolah memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian itu.

Baca juga: Detik-Detik Restoran Cepat Saji Ambruk setelah Gempa M 7,8 Guncang Filipina, 1 Orang Meninggal Dunia

Gempa diketahui terjadi pada pukul 07.37 pagi waktu setempat.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) menyebut, pusat gempa berada di lepas pantai Sarangani dengan kedalaman 33 kilometer.

Gempa tersebut, terasa kuat di sejumlah wilayah Mindanao, dengan kerusakan dilaporkan terjadi di beberapa daerah, termasuk Kota General Santos.

GEMPA BUMI - Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. memerintahkan mobilisasi segera berbagai lembaga pemerintah setelah gempa bumi kuat yang mengguncang lepas pantai Sarangani dan memicu peringatan tsunami di sejumlah provinsi pesisir di Mindanao. Dalam pernyataannya, Marcos mengatakan Kantor Pertahanan Sipil (Office of Civil Defense/OCD) dan Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana (National Disaster Risk Reduction and Management Council/NDRRMC) telah mengoordinasikan operasi tanggap darurat serta pemantauan di wilayah terdampak.
GEMPA BUMI - Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. memerintahkan mobilisasi segera berbagai lembaga pemerintah setelah gempa bumi kuat yang mengguncang lepas pantai Sarangani dan memicu peringatan tsunami di sejumlah provinsi pesisir di Mindanao. Dalam pernyataannya, Marcos mengatakan Kantor Pertahanan Sipil (Office of Civil Defense/OCD) dan Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana (National Disaster Risk Reduction and Management Council/NDRRMC) telah mengoordinasikan operasi tanggap darurat serta pemantauan di wilayah terdampak. (Tribunnews.com/PNA)
Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved