Selebrasi Lokal
Dapat Kritikan Gara-gara Drama Visa Piala Dunia 2026, Bos FIFA Bela AS: Bukan Raja Dunia
Presiden FIFA, Gianni Infantino pasang badan membela AS setelah diterpa badai kritikan akibat drama visa di Piala Dunia 2026.
"Terkadang, langsung berteriak dan mengamuk justru mempersulit pencarian solusi. FIFA sama sekali tidak menyesal telah memilih AS sebagai salah satu tuan rumah (bersama Kanada dan Meksiko)," tegasnya.
Omar Artan Disambut Bak Pahlawan
Meskipun gagal merumput di Piala Dunia akibat gejolak geopolitik, kepulangan Omar Artan ke Ibu Kota Somalia, Mogadishu, justru disambut dengan penuh haru dan suka cita.
Ribuan pencinta sepak bola lokal beserta pejabat tinggi negara memadati Bandara Internasional Aden Adde untuk menyambutnya bak seorang pahlawan nasional yang memenangi kompetisi.
Stadion nasional di Mogadishu bahkan dipadati oleh ribuan warga yang menyanyikan lagu-lagu patriotik demi membesarkan hati sang pengadil lapangan.
Perdana Menteri Somalia, Hamza Abdi Barre, yang turut menerima kunjungan Artan, menyatakan rasa bangganya di media sosial.
"Ia telah mendedikasikan dirinya agar sepak bola dipimpin dengan adil, namun takdir belum mengizinkannya berdiri di panggung yang sangat layak ia dapatkan."
Baca juga: 5 Negara Favorit Juara Piala Dunia 2026, Skuad Mewah Prancis Kalah dari Spanyol
"Kendati demikian, ia telah memenangkan hati jutaan rakyat dan mengamankan tempatnya dalam sejarah," puji PM Hamza Abdi Barre, mengutip AP News.
Sentimen senada juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Melalui akun X resminya, tokoh asal Eritrea tersebut memberikan dukungan moral yang kuat bagi Artan.
"Pencapaian luar biasa Anda menuju Piala Dunia tahun ini tetap abadi, apa pun yang terjadi."
"Anda telah mencapai puncak profesi dan menginspirasi generasi muda di tanah air hanya dengan berhasil terpilih ke sana."
"Fakta bahwa Anda dilarang masuk ke lapangan yang sudah Anda menangkan dengan kerja keras tidak akan mengubah hal itu," tulis Tedros.
Kasus penolakan Omar Artan ini kini memicu gelombang kecaman internasional.
Banyak pengamat sepak bola dunia mulai mempertanyakan kesiapan serta netralitas AS sebagai salah satu dari tiga negara penyelenggara Piala Dunia 2026, terutama terkait jaminan keamanan dan kemudahan akses bagi para atlet, staf, dan suporter yang berasal dari negara-negara yang masuk dalam daftar hitam imigrasi AS.
(Tribunnews.com/Whiesa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gianni-Infantino-bersama-dengan-Donald-Trump.jpg)