Konflik Rusia Vs Ukraina
Ukraina Lumpuhkan 'Jalan Raya Kematian' Rusia, Jalur Logistik Krimea Terancam Kolaps
Militer Ukraina luncurkan serangan ke salah satu jalur logistik menghubungkan Rusia dan Krimea. Ini adalah serangan lanjutan pada beberapa hari ini.
Wilayah Adygea yang berdekatan juga melaporkan sejumlah kerusakan akibat serangan tersebut.
Ukraina semakin intensif menargetkan fasilitas energi, jembatan, dan pusat logistik Rusia dengan tujuan menghambat operasi militer Moskow di garis depan.
Ukraina dan Rusia Saling Serang di Bryansk dan Sumy
Pertempuran yang terus berlangsung kembali menelan korban jiwa di kedua negara.
Di wilayah Bryansk, Rusia, yang berbatasan langsung dengan Ukraina, dua orang dilaporkan tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka akibat serangan artileri.
Penjabat Gubernur Bryansk, Yegor Kovalchuk, menyebut serangan tersebut terjadi pada Kamis malam.
Di sisi lain, Rusia melancarkan serangan drone ke depo kereta api di kota Konotop, wilayah Sumy, Ukraina utara.
Serangan tersebut menewaskan seorang pekerja kereta api dan melukai empat pekerja lainnya.
CEO perusahaan kereta api Ukraina, Oleksandr Pertsovskyi, mengatakan serangan Rusia semakin sering menargetkan infrastruktur transportasi yang menjadi tulang punggung distribusi logistik dan ekspor Ukraina.
Meski Diserang Rusia, Ukraina Tingkatkan Ekspor Gandum 8 Persen
Di tengah meningkatnya serangan Rusia terhadap infrastruktur transportasi Ukraina, perusahaan kereta api nasional Ukrzaliznytsia mengumumkan peningkatan ekspor gandum sebesar 8 persen sejak awal Juni.
Menurut pihak perusahaan, ekspor tetap berjalan meskipun Rusia terus menyerang lokomotif dan jalur distribusi logistik.
Ukraina merupakan salah satu eksportir gandum terbesar dunia sehingga kelancaran ekspor hasil pertanian menjadi faktor penting bagi stabilitas pasar pangan global.
Peningkatan ekspor ini menunjukkan kemampuan Ukraina mempertahankan aktivitas ekonominya meskipun perang masih berlangsung.
Ekspor Minyak Rusia Turun, tapi Masih Tertolong Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ekspor produk minyak Rusia melalui jalur laut tercatat turun sekitar 0,2 persen per hari pada Mei dibandingkan April.
Penurunan tersebut terjadi setelah sejumlah pelabuhan di Rusia selatan menjadi sasaran serangan drone Ukraina.
Meski demikian, peningkatan aktivitas ekspor dari terminal-terminal di kawasan Baltik membantu mengurangi dampak penurunan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/otret-tentara-Ukraina-yang-diunggah-Presiden-Volodymyr-Zelensky-di.jpg)