Ini Penyebab Hormon Testosteron Pria Rendah
Pria dengan kadar testosteron rendah akan mengalami gejala mudah lelah, loyo, libido rendah, serta disfungsi ereksi.
"Penyebabnya bisa karena gaya hidup tidak sehat, stres tinggi sehingga hormonnya tertekan," ujarnya.
Penyakit kronis seperti sindrom metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah dan Kolesterol tinggi, serta penumpukan lemak di perut, juga bisa menyebabkan testosteron menurun.
"Separuh dari penderita penyakit metabolik juga mengalami disfungsi ereksi juga mengalami hipogodisme.
Makanya ketiganya harus sama-sama diobati.
Sambil berjalan akan ada perbaikan-perbaikan," paparnya.
Diagnosis hipogonadisme ditegakkan berdasarkan pada gejala dan hasil tes darah yang mengukur kadar testosteron.
Terapi hipogodasime bergantung pada penyebabnya.
Terapi penggantian testosteron melalui suntikan, gel, atau plester, cukup efektif untuk memulihkan kadar testosteron normal.
Pada anak laki-laki yang menderita hipogonadisme, terapi ini bisa merangsang masa pubertas.
"Pada anak pengobatan harus secepatnya dan diterapi sampai fisiologinya normal," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pasangan-bertengkar-tak-harmonis-masalah-seksual-ilustrasi_20151122_033449.jpg)