Sabtu, 30 Mei 2026

Hasil Studi tentang Nyeri Pinggang, dari Saraf Terjepit Hingga Cedera Gerakan

Nyeri pinggang, menurut dr Mahdian Nur Nasution, spesialis bedah saraf, bisa disebut akut dan kronis.

Tayang:
Editor: Robertus Rimawan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

"Setiap penyebab memiliki gejala yang khas.

Dokter biasanya bisa menduga hanya dengan mengenali pola nyerinya dan juga pemeriksaan fisik. Jika masih tidak jelas baru dilakukan pemeriksaan radiologi sebagai penunjang," katanya.

Pengobatan nyeri pinggang disesuaikan dengan penyebabnya.

Jika keluhan nyeri menetap meski telah diberikan obat, biasanya dokter akan menyarankan pembedahan.

Meski begitu saat ini ada pilihan pengobatan lain, yakni interventional pain management yang bisa membantu meredakan nyeri pinggang.

Misalnya saja suntikan ke dalam sendi, radiofrekuensi, kateter, dan masih banyak lagi.

"Setelah tindakan intervensi pasien juga harus olahraga rutin untuk menguatkan otot-otot dan juga memperhatikan postur tubuh agar nyeri pinggang tak kembali lagi," katanya.(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved