Tetap Aktif di Bulan Ramadan Dapat Menurunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke
Beraktivitas seperti biasa selama berpuasa justru menghilangkan risiko serangan penyakit.
TRIBUNNEWS.COM - Banyak masyarakat yang mengurangi aktivitasnya selama bulan Ramadan, karena alasan menjaga stamina saat berpuasa.
Bahkan beberapa institusi atau lembaga menurunkan waktu jam kerja untuk menjaga kondisi kesehatan pegawainya selama berpuasa.
Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena beraktivitas seperti biasa selama berpuasa justru menghilangkan risiko serangan penyakit.
Salah satu tenaga medis di Heart & Vascular Institute at Cleveland Clinic Abu Dhabi, Dr Khalid Almuti, mengatakan bahwa beraktivitas selama berpuasa adalah hal yang penting untuk menjaga kesehatan.
"Hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke, diabetes," ujar Almuti.
Beraktivitas saat berpuasa terbukti juga dapat melatih kemampuan kognitif dan membangkitkan mood.
Selama berpuasa juga disarankan untuk tetap melakukan olahraga. Namun hanya olahraga yang ringan karena berguna untuk membantu melancarkan sirkulasi oksigen di dalam tubuh.
Menurut Almuti waktu yang tepat melakukan latihan atau olahraga adalah sebelum atau beberapa jam setelah berbuka puasa. Hal ini dilakukan agar tubuh lebih cepat mengembalikan energi yang habis karena berolahraga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-olahraga-lari_20150805_074845.jpg)