Breaking News:

Ini Cara Merawat Luka Usai Operasi Caesar Agar Tak Infeksi

Mama yang bersalin caesar, masih mempunyai sedikit PR untuk memerhatikan luka bekas caesar yang berada di bawah pusar.

zoom-inlihat foto Ini Cara Merawat Luka Usai Operasi Caesar Agar Tak Infeksi
kompas
Ilustrasi Operasi Caesar

Kalaupun mau mengenakan celana, pilih yang di bagian perut tidak keras/kaku. Amannya, gunakan dalaman terlebih dahulu, karena kalau tidak, dikhawatirkan, pakaian pakaian atau celana yang dikenakan akan menggesek-gesek perekat perban dan akhirnya terbuka atau copot.

Gunakan korset perut
Men-support perut penting diperhatikan, sebab sedikit gerakan atau “goncangan” saja pada perut dapat menimbulkan rasa nyeri pada luka operasi. Pertimbangkan untuk menggunakan korset perut.

Korset ini sedikit banyak dapat membantu mengurangi “goncangan” saat Mama beraktivitas, bahkan saat batuk atau bersin.

Tidak membuka perban
Tentu Mama tahu, selama di rumah, perban luka bekas operasi caesar tidak boleh dibuka. Apabila perban lepas, segera ganti dengan perban baru yang antiair atau perban sejenis (hubungi dokter bila hal ini terjadi).

Perban tersebut harus melekat di perut Mama hingga jaringan luka bekas operasi caesar sembuh benar, sekitar 1 sampai 2 minggu.

Hindari penggunaan antiseptik
Menjaga kebersihan luka memang dianjurkan, tapi tidak menggunakan cairan antiseptik. Pasalnya, antiseptik justru menghambat penyembuhan luka bekas operasi caesar.

Jadi, cukup bersihkan area sekitar perban dan daerah perut keseluruhan saat mandi dengan sabun, lalu keringkan dengan baik.

Patuhi jadwal kontrol
Jadwal kontrol (yang biasanya seminggu setelah tindakan operasi) jangan dilewatkan. Pada waktu ini, perban bisa diganti, bisa juga tidak. Yang pasti, dokter akan membersihkan area luka dan menilai apakah proses penyembuhan luka berlangsung baik atau ada kemungkinan terjadi infeksi di kemudian hari.

Jika saat penjahitan menggunakan benang yang tidak diserap tubuh, benang tersebut harus dilepas pada saat kontrol ini. Benang yang tidak terserap dan dibiarkan lama di kulit, malah akan mengundang terjadinya infeksi.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved