Serang Warga Nigeria di Singapura, Apa Ciri-ciri Virus Monkeypox atau Cacar Monyet?

Virus monkeypox atau cacar monyet kini telah masuk ke negara Singapura. Apa ciri dan gejalanya?

Serang Warga Nigeria di Singapura, Apa Ciri-ciri Virus Monkeypox atau Cacar Monyet?
PUBLIC HEALTH IMAGE LIBRARY/CDC
6 Fakta Virus Monkeypox, Penyakit Cacar Monyet yang Pertama Kali Muncul di Singapura 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tiocoonny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Virus monkeypox atau cacar monyet kini telah masuk ke negara Singapura. Apa ciri dan gejalanya?

Di Singapura cacar monyet ini menimpa warga Nigeria yang darang ke negeri Singa ini.

Kini penderita cacar monyet tengah mendapatkan perawatan khusus.

Baca: Pemerintah Singapura Benarkan Adanya Serangan Pertama Penyakit Cacar Monyet di Negaranya

Beberapa ciri terserang virus monkeypox diantaranya demam, sakit kepala hebat, dan pembekuan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, hingga kekurangan energi.

Kemudian munculnya ruam berupa benjolan berisi cairan, bisa melepuh yang diikut kerak
pada wajah hingga ke bagian tubuh lainnya seperti telapak tangan ataupun kaki.

Virus ini monkeypoox yang termasuk penyakit langka ini ditularkan dari hewan ke manusia dan kebanyakan vius ini berasal dari Afrika Tengah dan Barat.

Virus monkeypoox pun dapat ditimbulkan karena melakukan kontak dengan hewan-hewan yang terinfeksi virus tersebut seperti tikus.

Baca: Kata MUI Soal Kebeneran Rambut Nabi yang Dibawa Opick, Perlu Penelitian Laboratorium

Penderita penyakit monkeypox
Penderita penyakit monkeypox (Public Health Image Library/CDC/WHO)

Singapura menjadi negara keempat di luar benua Afrika yang terkena virus monkeypox, dan menjadi negara pertama di Asia yang melaporkan adanya kasus monkeypox ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Seperti diberitakan Straitnews, tahun lalu Inggris mencatat adanya tiga kasus monkeypox yang dilaporkan.

Dua diantaranya terjadi pada mereka yang melakukan perjalanan ke nigeria. Virus ini memamg kebanyakan terjadi di negara-negara di benua Afrika.

Israel juga pernah melaporkan satu kasus tahun lalu, kembali terjadi pada seseorang yang habis melalukan perjalaan ke Nigeria.

Sebelumnya, pada tahun 2003, AS mendapatkan 47 kasus mobkeypox terkait dengan pengiriman hewan dari Ghana.

Dari kasus-kasus tersebut, minim penularan dari penderita ke orang lainnya sehingga Singapura yakin kalau resiko penularan di Singapura pun rendah.

"Monkeypox telah ada di negara-negara lain seperti Inggris, dan tidak ada transmisi lokal sesudahnya. Itu tidak terjadi di sana, dan kemungkinan itu terjadi di Singapura rendah,” kata Dr Leong Hoe Nam, seorang spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved