Dermatitis Atopik atau Eksim: Penjelasan, Gejala, Penyebab serta Cara Pengobatannya
Dermatitis Atopik atau Eksim: Penjelasan, Gejala, Penyebab serta Cara Pengobatannya
Jika seseorang menderita dermatitis atopik selama bertahun-tahun, bercak kulit mungkin lebih tebal dan lebih gelap daripada bagian kulit lainnya (atau lebih terang).
Kulit yang menebal bisa gatal setiap saat.
PENYEBAB DERMATITIS ATOPIK
Di seluruh dunia, antara 10 persen dan 20 persen anak-anak menderita dermatitis atopik.
Sekitar 1 persen hingga 3 persen orang dewasa menderita dermatitis atopik.
Kebanyakan orang (90 persen) mendapatkan dermatitis atopik sebelum ulang tahun ke 5 mereka.
Dermatitis atopik jarang muncul ketika seseorang sudah dewasa.
Dermatitis atopik jauh lebih umum hari ini daripada 30 tahun yang lalu.
Dermatologis tidak yakin mengapa.
Mereka tahu, beberapa anak memiliki risiko lebih besar terkena dermatitis atopik.
Berikut ini faktor yang bisa meningkatkan risiko anak terkena dermatitis atopik:
- Anggota keluarga yang menderita dermatitis atopik, asma, atau demam atau alergi:
Jika salah satu atau kedua orang tuanya menderita dermatitis atopik atau kondisi alergi, anak tersebut lebih mungkin terkena dermatitis atopik
- Tempat tinggal anak:
Hidup di negara maju, kota (terutama yang tingkat polusinya lebih tinggi), atau iklim dingin tampaknya meningkatkan risiko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dermatitis-atopik-atau-eksim-penjelasan-gejala-penyebab-serta-cara-pengobatannya.jpg)