Sabtu, 30 Mei 2026

Sutopo Purwo Nugroho Meninggal

Sutopo Pernah Bingung Pola Hidupnya Sehat, Tapi Idap Kanker?Ini Faktor Penyebab Non Perokok Terkena

Mendiang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho yang meninggal akibat kanker paru ini dikenal memilik gaya hidup sehat.

Tayang:
Instagram Sutopo Purwo Nugroho
Almarhum Sutopo Purwo Nugroho menitikkan air mata saat menulis keterangan foto tentang penyakit kanker yang diderita sebelum diposting ke Instagram. 

2. Perokok pasif

Perokok pasif atau penghirup asap yang dihasilkan dari perokok lain yang tinggal atau bekerja bersama Anda merupakan faktor risiko untuk munculnya kanker paru-paru.

Non-perokok yang tinggal dengan perokok memiliki peningkatan 24% dalam risiko untuk terkena kanker paru-paru bila dibandingkan dengan non-perokok lainnya.

Seorang pengunjung mengamati karya seni instalasi dan gambar karya Jef Carnay dalam pameran bertajuk
Seorang pengunjung mengamati karya seni instalasi dan gambar karya Jef Carnay dalam pameran bertajuk "Qualia" di Asbestos Art Space, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Senin (26/11). Pameran gambar, instalasi dan performance merupakan hasil residensi Carnay di Roma Arts Bandung pada November 2012 dalam melihat keseharian seniman asal Manila ini di Kota Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

3. Asbes

Ini adalah senyawa yang banyak digunakan di masa lalu, baik sebagai bahan isolasi termal ataupun akustik. Serat mikroskopik asbes terlepas dari bahan isolasi dan terbang melalui udara sehingga mereka dapat terhirup ke dalam paru-paru.

Serat asber dapat bertahan seumur hidup di dalam jaringan paru-paru berikut paparan asbes. Kedua jenis kanker, yaitu kanker paru dan tipe kanker yang dikenal sebagai mesothelioma, berkaitan dengan paparan asbes.

Merokok dapat meningkatkan kemungkinan munculnya kanker paru yang berhubungan dengan asbes secara drastis. Non-perokok pekerja asbes memiliki risiko kanker lima kali lipat lebih besar dibandingkan dengan non-perokok biasa.

Polusi udara di India
Polusi udara di India (dunyahalleri.com)

4. Polusi udara

Sudah lama diketahui bahwa kedua polusi udara dalam ruangan maupun luar ruangan menyebabkan kanker paru-paru. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2013 mengklasifikasikan polusi udara luar ruangan sebagai agen penyebab kanker (karsinogen).

Polusi udara dari kendaraan, industri, dan pembangkit listrik dapat meningkatkan kemungkinan perkembangan paru-paru pada para individu yang terpapar.

Para ahli percaya bahwa kontak yang terlalu lama dengan udara yang sangat tercemar dapat membawa risiko perkembangan kanker paru-paru yang mirip dengan perokok pasif.

5. Keturunan

Karena tidak semua perokok berakhir dengan kanker paru-paru, maka ada kemungkinan bahwa faktor-faktor lain, seperti kerentanan genetik individu, mungkin memainkan peran sebagai penyebab kanker paru-paru.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa kanker paru-paru lebih mungkin terjadi di kedua individu, baik perokok maupun non-perokok, yang memiliki kerabat penderita kanker paru-paru dibandingkan dengan populasi umum.

6. Mutasi gen

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved