Bayi Kembar Siam Ardi dan Ardan Akan Jalani Operasi Pemisahan

Bayi kembar siam berusia satu tahun, Ardi dan Ardan yang mengalami thoraco omphalagus akan menjalani operasi pemisahan 16 November 2019

Bayi Kembar Siam Ardi dan Ardan Akan Jalani Operasi Pemisahan
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Konferensi pers rencana operasi pemisahan Ardi dan Ardan di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat, Senin (4/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Bayi kembar siam berusia satu tahun, Ardi dan Ardan yang mengalami thoraco omphalagus akan menjalani operasi pemisahan 16 November 2019 mendatang di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta.

Thoraco omphalagus yang dialami putra dari Berry dan Hesti adalah dempet di bagian perut dan dada bagian bawah, dengan organ hati yang menyatu dibagian tengah.

Beruntungnya kedua bayi ini baik Ardi dan Ardan memiliki organ tubuh yang lengkap.

Dokter Penangung Jawab Ardi Ardan dr RSAB Harapan Kita, dr. Alecandra, Sp. BA menjelaskan pada operasi berencana itu akan dilakukan pemisahan yang konsentrasinya menutup bagian perut yang akan terbuka.

Nantinya pada operasi yang berlangsung selama 16 jam tersebut akan digunakan alat khusus untuk mendekati perut bagian kiri dan otot kanan dari Ardi dan Ardan.

“Kalau pisahkan perutnya dipisahkan nggak akan bisa ditarik, akan ada bolong ada celah itu, itu akan menggunakan alat untuk mendekatkan perut kiri dan perut kanan otot kiri otot kanan,” papar dr. Alex.

Baca: Yuk Bantu Biaya Pengobatan Nauren, Bayi 3 Bulan Penderita Pneumonia dan Bocor Jantung

Baca: Kronologi Operasi Pemisahan Kembar Siam Aqila dan Azila, Aqila Dioperasi 3 Jam Lebih Lama

ardiardan
Bayi kembar siam berusia satu tahun, Ardi dan Ardan

“Setelah itu akan dibuatkan kulit menutup perut, kalau tidak kita akan gunakan cukup donor kulit dari dia sendiri,” sambung dr. Alex di RSAB Harapan Kita, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Senin (4/11/2019).

Kemudian, pasca operasi perawatan tidak bisa diperhitungkan pasti waktunya karena akan menunggu kulit di bagian perut Ardi dan Ardan tumbuh.

“Itu mengapa kita akan menggunakan dokter bedah plastik untuk rekonstruksi kulit Itu, dan kenapa perawatannya lama menunggu kulit tumbuh,” papar dr. Alex.

Nantinya akan ada 30 dokter spesialisasi yang akan terlibat diantaranya spesialis bedah anak, spesialis bedah thorax kardio vaskular, spesialis bedah plastik, spesialis anestesi, spesialis anak, spesialis radiologi, spesialis patologi klinik, dan spesialis rehabilitasi medik.

Baca: RSUD Dr Soetomo Surabaya Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Aqila dan Azila Asal Kendari

Baca: Aria Permana, Bocah Asal Karawang Butuh Rp 200 Juta untuk Operasi, Yuk Donasi di Kitabisa.com

Direktur Utama RSAB Harapan Kita, Dr. Didi Danukusumo menambahkan untuk oeprasi pemisaban ini RSAB Harapan Kita juga akan dibantu oleh beberapa tenaga medis spesialis dari rumah sakit luar seperti RS Jantung Harapan Kita, RS Dharmais, RS Gatot Subroto dan RS Cipto Mangunkusumo.

“Itu dilakukan di hari Sabtu, dan semua akan berkonsentrasi dari pukul enam pagi untuk Ardi Ardan sumber daya yang ada kami kerahkan untuk menangai Ardi dan Ardan,” kata Direktur Utama RSAB Harapan Kita, Dr. Didi Danukusumo.

Sementara untuk pembiayaan operasi pemisahan yang diperkirakan mulai dari Rp 800 hingga Rp 1 miliar itu orangtua Ardi Ardan mendapatkan bantuan biaya dari kitabisa.com.

“Operasi ini orangtua pemisahaan Ardi dan Ardan didukung kitabisa.com,” pungkas Dr. didi.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved