Penyakit Hepatitis A Paling Mudah Menyebar, Ini Penyebabnya

Penyakit Hepatitis A yang disebabkan virus dengan nama yang sama lebih sering terjadi di masyarakat dibandingkan Hepatitis B,C, dan D.

kolase/net
Nafsu makan berkurang jadi salah satu tanda penyakit hepatitis A. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Penyakit Hepatitis A yang disebabkan virus dengan nama yang sama lebih sering terjadi di masyarakat dibandingkan Hepatitis B,C, dan D.

Lantas, mengapa Hepatitis A mudah sekali menyerang seseorang?

Ketua PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia Dr. dr. Irsan Hasan, Sp.PD menjelaskan alasan utamanya karena virus Hepatitis A memiliki sifat fecal oral.

Artinya virus yang menyerang organ hati ini bsia menular melalui makanan yang dikonsumsi.

Sementara itu jenis hepatitis lainnya penyebaranya cukup sulit karena penularannya lewat pembuluh darah.

“Hepatitis A bisa tertular melalui makanan yang tertelan melalui mulut dan ada hepatitis yang menural lewat pembuluh darah yaitu Hepatitis B,C, dan D,” kata dr. Irsan di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2019).

Baca: Perkembangan Hepatitis A di Depok, Jumlah Terkini Mencapai 262 Kasus

Baca: Kisah Penderita AIDS di Bolmong, Ditulari Suami Kedua dan Diam-diam ke yang Ketiga, Dibina Konselor

Sejumlah masyarakat terlihat antusias mengikuti deteksi dini Hepatitis untuk mencegah kanker hati di stand CFD Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang, Minggu (21/7). Pencegahan yang paling penting adalah lewat gaya hidup. Jaga kebersihan diri, makanan dan minuman yang dikonsumsi dan lingkungan sekitar. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan. Hindari makanan jajan yang tidak dijamin kebersihannya. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Sejumlah masyarakat terlihat antusias mengikuti deteksi dini Hepatitis untuk mencegah kanker hati di stand CFD Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang, Minggu (21/7). Pencegahan yang paling penting adalah lewat gaya hidup. Jaga kebersihan diri, makanan dan minuman yang dikonsumsi dan lingkungan sekitar. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan. Hindari makanan jajan yang tidak dijamin kebersihannya. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (Tribun Jateng /Hermawan Handaka)

Dr. Irsan pun memastikan kalau penyakit jenis hepatitis ini bukan berdasarkan kelas sehingga saat terkena hepatitis A tidak akan langsung meningkat menjadi hepatitis B.

Tapi tidak menutup kemungkinan jika kembali terkena penyakit hepatitis A lagi karena virus mungkin saja masuk lagi ke dalam tubuh.

“Walaupun namanya ABCD jadi bukan berupa kelas, kalau kena hepatitis A nanti naik jadi B. Ini virus berbeda beda virus beda sifat,” ucap dr. Irsan.

Kemudian walaupun Hepatitis A mudah menyebar namun dibandingkan jenis lainnya Hepatitis A lebih mudah sembuhnya hanya cukup dengan beristirahat dan mengonsumsi makanan sehat.

“Kalau A habis kena langsung sembuh karena kewat makanan, kalau B cenderung kronik, bertahun-tahun gak sembuh-sembuh,” ungkap dr. Irsan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved