Kurangnya Pemanasan Timbulkan Risiko Nyeri Sendi

Nyeri sendi dapat terjadi ketika kita sedang olahraga berat atau sesudahnya, seperti lari atau bersepeda

Kurangnya Pemanasan Timbulkan Risiko Nyeri Sendi
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu anjuran dalam menjaga kesehatan tubuh kita adalah olahraga secara rutin.

Manfaat olahraga secara rutin terbukti dapat mencegah berbagai jenis penyakit.

Olahraga dapat dilakukan seperti jalan pagi maupun seperti badminton, sepak bola, tenis dan olahraga lainnya.

Namun, apa jadinya jika olahraga yang kita lakukan terlalu berat yang justru malah membuat penyakit baru, yaitu nyeri sendi.

Nyeri sendi dapat terjadi  ketika kita sedang olahraga berat atau sesudahnya, seperti lari atau bersepeda.

Hal ini disebabkan salah satunya karena aktivitas fisik yang berlebihan melebihi kapasitas tubuh.

Selain itu, kurangnya pemanasan dapat menimbulkan resiko nyeri sendi.

Baca: Keras Kepala Lina Lahirkan Bintang Secara Normal, Diungkap Polisi Pemicu Berbagai Penyakit Muncul

Baca: Putra Selvy Kitty Idap Penyakit Kawasaki, Hanya Sembuh Sementara & Harus Minum Pengencer Darah

Jika nyeri sendi masih tergolong ringan, cara paling cepat untuk menanganinya adalah mengompres dingin bagian sendi yang nyeri selama 10 hingga 15 menit.

Sementara itu, jika nyeri sendi sudah tergolong berat maka salah satu solusinya adalah mengkonsumsi obat pereda nyeri.

Rasa sakit seseorang ketika mengalami nyeri sendi tentu sangatlah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved