Eksklusif Tribunnews

Kisah Unik Dokter Budi Sylvana Evakuasi WNI dari Wuhan, Badan Engap Kenakan Baju Astronot

Dokter budi mengaku dalam waktu 1x24 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan harus dievakuasi

Kisah Unik Dokter Budi Sylvana Evakuasi WNI dari Wuhan, Badan Engap Kenakan Baju Astronot
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Pusat Krisis Kemenkes, Dr Budi Sylvana berpose wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Jakarta, Selasa (18/2/2020). Dr Budi berbicara mengenai pengalamannya melakukan observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan di Natuna. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COMJAKARTA - Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dokter Budi Sylvana menceritakan bagaimana di balik evakuasi dan observasi 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan. Serba cepat.

Dokter budi mengaku dalam waktu 1x24 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan harus dievakuasi, kemudian diobsdrvasi di Natuna selama 14 hari.

Dalam waktu 24 jam?

Kita membagi tim. Semua yang berada dalam pesawat dari Wuhan ke Indonesia harus mengikuti protokol yang sudah kita susun.Banyak skenario-skenario yang kita buat untuk menjamin keamanan bersama.

Apa saja langkah-langkah observasi, yang berjalan selama 14 hari?

Ya observasi kan pertama untuk manusianya, kita meyakinkan tidak ada gejala corona virus. Lingkungan tempat kita observasi harus menjamin atau tidak boleh rusak, karena proses observasi.

Ada penanganan berbeda untuk WNI yang berusia 60 tahun dan 5 tahun?

Kita kelompokan, kalau yang satu keluarga kita kelompokan supaya hubungan lebih enak. Kalau single kita cluster-cluster per tenda.

Anda juga merasa ketakutan terkait corona?

Pasti ada. Awal kita mau berangkat, itu semua crew nanya, "Dok ini aman tidak?" Itu kami katakan, sepanjang skenario dan SOP yang diikuti, saya yakin kita aman.

Halaman
123
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved