Rabu, 29 April 2026

Virus Corona

Dinilai Solusi Perlambat Penyebaran Virus Corona, Apa Itu Social Distancing?

Banyak negara yang sudah memberlakukan social distancing sebagai satu di antara upaya pencegahan penyebaran virus corona atau (Covid-19).

Tayang:
Editor: Willem Jonata
www.ucsf.edu
ILUSTRASI Social Distancing - Social distancing adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona, menurut para ahli. 

TRIBUNNEWS.COM - Banyak negara yang sudah  memberlakukan social distancing sebagai satu di antara upaya pencegahan penyebaran virus corona atau (Covid-19). 

Social distancing merupakan salah satu langkah efektif yang direkomendasikan oleh World Health Organisation (WHO) untuk memperlambat penyebaran Covid-19.

Dilansir dari thelatch.com.au, Departemen Kesehatan Pemerintah Australia juga menggunakan strategi social distancing dalam Rencana Manajemen Pandemi Influenza.

Baca: Cerita Melanie Subono Naik Pesawat Terakhir Sebelum Spanyol Lockdown

"Secara keseluruhan, langkah-langkah social distancing ditemukan cukup efektif dan banyak yang mungkin dapat diterima di Australia sebagai tindakan sementara," seperti yang termuat dalam rencana, dikutip dari thelatch.com.au.

Di Indonesia, Pemerintah telah memberlakukan social distancing sejak Sabtu (14/3/20) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan menutup sekolah dan tempat wisata di wilayah Jakarta, kemudian disusul oleh Presiden Jokowi pada Minggu (15/3/20) sore.

Sayangnya, hingga kini masih banyak masyarakat yang tetap melakukan aktivitas di luar rumah.

Padahal, pemberlakuannya social distancing bukan tanpa sebab. Melainkan Pemerintah ingin masyarakat terlindungi dari virus corona (Covid-19) yang semakin menyebar luas.

Lantas, apakah masyarakat Indonesia sudah mengetahui dan memahami apa itu social distancing?

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Besar Besok, Selasa 17 Maret 2020: Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

Peneliti kebijakan kesehatan senior, Lori Uscher-Pines, mengatakan bahwa tidak ada cara yang benar atau salah untuk menerapkan social distancing. 

"Jika Anda secara pribadi khawatir tentang Covid-19, Anda harus mencoba membatasi kontak dan paparan Anda ke tempat-tempat ramai, dan mencoba untuk menjaga jarak tiga hingga enam kaki (dari orang lain)," kata Lori Uscher-Pines, seperti dilansir dari thelatch.com.au.

Meski kita masih diberi kebebasan apakah ingin beraktivitas di luar rumah atau tidak tetapi kita sebaiknya menghindari tempat-tempat umum berusaha selalu berada di rumah.

Baca: Trump Tawari Jerman Uang untuk Vaksin Corona: Jerman Tidak Dijual

Kita harus lebih memikirkan tentang bagaimana kita dapat mengurangi kontak dekat maupun lingkungan yang ramai.

Karena kita tahu bahwa Covid-19 menyebar dengan cepat, terlebih dalam lingkungan yang ramai.

Oleh karenanya, Menurut Uscher-Pines, mematuhi rekomendasi kesehatan masyarakat dari pemerintah adalah yang paling penting.

Menurut Australian Government Departement of Health, berikut langkah tepat melakukan social distancing:

Social distancing di rumah

- Seperti yang disebutkan, lakukan kebersihan tangan dan bersin / batuk yang baik

- Hindari berjabat tangan dan berciuman

- Bersihkan permukaan sentuhan tinggi secara teratur, seperti meja, bangku dapur, dan gagang pintu

- Tingkatkan ventilasi di rumah dengan membuka jendela atau menyesuaikan AC

- Membeli barang atau jasa secara online

- Pertimbangkan apakah tamasya dan perjalanan, baik individu maupun keluarga, masuk akal dan perlu

Social distancing di rumah, jika ada orang sakit

- Merawat orang yang sakit di satu ruangan jika memungkinkan

- Tutup pintu kamar orang sakit dan, jika mungkin, jendela terbuka

- Orang yang sakit dan orang yang merawatnya harus menggunakan masker bedah saat mereka berada di ruangan yang sama

- Melindungi anggota keluarga yang rentan lainnya, seperti orang berusia di atas 65 tahun atau orang dengan penyakit kronis, termasuk, jika dapat dilakukan, menemukan akomodasi alternatif

Social distancing di tempat umum

- Sanitasi tangan, termasuk saat memasuki dan meninggalkan gedung

- Jika memang diperlukan pergi, lakukan pada waktu tenang dan mencoba menghindari keramaian

- Pekerja angkutan umum dan pengemudi taksi harus membuka jendela kendaraan jika memungkinkan, dan secara teratur membersihkan dan mendisinfeksi permukaan sentuhan tinggi.

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved