Virus Corona
Sepenting Apa Tubuh Memerlukan Vaksin Influenza? Pas untuk Cegah Virus Corona? Ini Kata Dokter
Vaksin influenza juga akan melindungi kita dari penyakit flu. Kalau kita sakit flu tubuh juga lebih rentan terinfeksi virus lain, termasuk Covid-19
Editor:
Anita K Wardhani
Anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun.
Orang lanjut usia (lebih dari 65 tahun).
Wanita hamil.
Penderita penyakit kronis.
Pekerja medis.
Agar penggunaan vaksin influenza efektif dan aman, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter sebelum melakukan vaksinasi.
Terlebih jika Anda pernah mengalami reaksi alergi terhadap vaksin influenza sebelumnya atau pernah mengalami sindrom Guillain-Barre yang terjadi setelah menerima vaksin influenza.
Efek Samping Vaksin Influenza
Ada berbagai efek samping yang bisa ditimbulkan terkait pemberian vaksin influenza. Efek samping yang umumnya ditemui meliputi:
Rasa sakit, kemerahan dan bengkak di area yang disuntik.
Demam.
Mual.
Sulit bernapas.
Suara serak.
Bengkak di sekitar mata atau bibir.
Lelah, pusing, dan wajah pucat.
Jantung berdebar.
Perubahan perilaku.
Pingsan.
Hidung meler.
Sakit otot.
Muntah.
Sakit tenggorokan.
Jika Anda mengalami salah satu reaksi tersebut setelah menerima vaksin influenza, segeralah menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Untuk mencegah penyakit influenza, selain dengan vaksin Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti mengurangi kontak dengan orang sakit, istirahat di rumah ketika Anda sendiri sedang sakit, makan dan minum yang cukup, gunakan masker untuk menghindari penyebaran virus ketika Anda batuk atau bersin, dan biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air bersih.
Kenapa Harus Satu Tahun Sekali?
Pemberian vaksin influenza, termasuk pada orang dewasa, sebaiknya dilakukan rutin setidaknya satu kali dalam setahun.
Hal ini karena jenis virus influenza mengalami perubahan dalam waktu yang sangat cepat.
Alhasil, perlu untuk melakukan penyesuaian dengan cara “mengganti” jenis vaksin yang diberikan pada tubuh.
Di dalam vaksin influenza terdapat virus influenza yang telah dilemahkan.
Hal ini membuat virus tak akan lagi mampu menyebabkan infeksi pada orang yang diserang.
Mengingat perkembangan virus yang terjadi sangat cepat, maka waktu pemberian vaksin yang satu ini pun terbilang singkat dibanding jenis vaksin lain.
Selain itu, biasanya efek imunitas atau perlindungan dari vaksin influenza hanya bertahan selama satu tahun di tubuh.
Setelah lewat masa itu maka perlu untuk dilakukan vaksin ulang.
Sebenarnya vaksin flu selalu diperbarui setiap enam bulan satu kali.