Breaking News:

Virus Corona

Ruangan Usai Disemprot Disinfektan, Bisakah Langsung Dipakai?

setelah menyemprotkan disinfektan ruangan sebaiknya di buka dulu pintu dan jendelanya untuk sirkulasi udara.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2020). Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) jika nantinya Masjid Istiqlal dibuka untuk umum saat tatanan kenormalan baru (new normal) diberlakukan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Penyemprotan disinfektan saat ini bisa membantu untuk mencegah virus corona (covid-19) yang sedang menjadi masalah kesehatan dunia.

Saat ini banyak juga muncul produk-produk disinfektan dalam ukuran kecil dan berbagai aroma sehingga bisa melakukan sendiri penyemprotan di rumah.

Dr. Praditha Budi Pranata, M. H menjelaskan setelah menyemprotkan disinfektan ruangan sebaiknya di buka dulu pintu dan jendelanya untuk sirkulasi udara.

"Setelah semprot desinfektan ruangan di buka dulu supaya sirkulasi masuk, ruangan hiasa segera dipakai," ungkap dr. Praditha saat live instagram bersama RS Keluarga Sehat akhir pekan lalu.

Kemudian kalau ruangan tertutup atau ruangan yang akan dipakai bersama maupun habis dipakai berkumpul orang dalam jumlah banyak dan butuh penyemprotan yang banyak sebaiknya diamkan dulu ruangan selama dua jam.

"Ruangan khusus dipakai bersama yang takut menimbulkan penyakit setelah 2 jam disinfekatan bisa dipakai kembali," kata dr. Praditha.

Petugas menyemprotkan disinfektan saat simulasi penerapan protokol kesehatan mencegah Covid-19, di Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Kamis (4/6/2020). Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung masih akan meneruskan pemantauan dan melakukan pembahasan terkait dibukanya atau beroperasinya kembali Pasar Baru Trade Center di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Poporsional. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Petugas menyemprotkan disinfektan saat simulasi penerapan protokol kesehatan mencegah Covid-19, di Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Kamis (4/6/2020). Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung masih akan meneruskan pemantauan dan melakukan pembahasan terkait dibukanya atau beroperasinya kembali Pasar Baru Trade Center di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Poporsional. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Sementara itu cairan disinfektan tidak boleh disemprotkan ke bagian wajah karena berbahaya bila masuk ke mata dan tertelan ke dalam tubuh.

Hand sanitizer pun jika dipakai berlebihan akan membuat tangan kering atau terluka karena hand sanitizer mengandung alkohol 70 persen.

Untuk kebersihan tangan dr. Praditha mengingatkan agar sebaiknya mencuci tangan dengan air dan sabun untuk menghidnari alkohol.

"Hand sanitizer itu ada 60-90 persen alkohol kalau kulit sensitif mungkin bsia sebabkan iritasi berkepanjangan tipsnya tetap cuci tantan dengan sabun dan air mengalir lebih efektif dari hand sanitizer," pungkas dr. Praditha.
.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved