Breaking News:

Mengatasi Mual Pada Ibu Hamil

Pada trimester pertama kehamilan, ibu hamil memang sangat wajar mengalami sensasi mual dan muntah, terlebih pada pagi hari.

Envato
Ilustrasi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah. 

TRIBUNNEWS.COM - Ibu hamil biasanya merasakan mual. Saking rutinnya terjadi, mual sudah menjadi semacam indikator kehamilan meski sebenarnya tidak semua wanita hamil akan mengalaminya.

Pada trimester pertama kehamilan, ibu hamil memang sangat wajar mengalami sensasi mual dan muntah, terlebih pada pagi hari.

Oleh sebab itu, gejala mual dan muntah ini juga sering kali disebut sebagai morning sickness.

Penyebab mual saat hamil

Melansir Buku Tetap Bugar dan Energik Selama Hamil (2010) oleh dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., PhD., Sp.OG (K) & Harry Freitag, S.Gz, Dietisien, mual dan muntah wajar terjadi pada wanita hamil.

Baca: Toksoplasma Jadi Momok Bagi Ibu Hamil, Bagaimana Mencegahnya?

Kondisi tersebut paling mungkin terjadi akibat adanya perubahan hormon.

Ilustrasi ibu hamil.
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Hormon β-HCG (Beta Human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat bisa menyebabkan ketidakseimbangan pada tubuh, termasuk sistem pencernaan.

Ketidakseimbangan sistem pencernaan ini akan berdampak salah satunya pada perubahan respon terhadap rangsangan dari luar.

Seseorang yang semula tidak peka terhadap bau tertentu, akhirnya menjadi lebih mudah terangsang dan menyebabkan mual dan bahkan muntah.

Kondisi ini biasanya hanya terjadi pada awal minggu kehamilan karena hormon β-HCG meningkat dalam waktu 60 hari sejak terjadinya pembuahan.

Baca: Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini Sederet Cara Menaikkan Berat Badan Janin

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved