Breaking News:

Di Masa Pandemi Banyak Orang Rajin Olahraga, Ahli Ingatkan Keseimbangan Nutrisi

Pandemi virus corona (covid-19) harus diakui mengubah gaya hidup orang banyak. Belakangan ini banyak yang rajin olahraga.

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
CEO KG BUKA KG FIT DAN OETAMA CUP 2016 - Chief Executive Officer (CEO) Grup Kompas Gramedia (KG), Lilik Oetama, didampingi Direktur Corporate Human Resources B. Sigit Suryanto, membuka dan meresmikan KG FIT dan Oetama Cup 2016, yang ditandai dengan penandatanganan Bola, yang lalu ditendang ketengah para peserta yang hadir, Jumat (9/9/2016) berlangsung di Komplek Perkantoran KG, Parkiran Palmerah Barat, Jakarta. Fun Run 2 K ikut meramaian sebelum acara pembukaan dilakukan CEO KG yang diikuti oleh ribuan karyawan KG, yang lalu diselingi dengan senan aerobik, sumba, MBS Bangau Putih, Fit Camp, Street Workout, KG-Cyclist, Karate Inkai, KG-Pelarian dan pemeriksaan gratis Kadar Glukosa Darah, Kolesterol yang dilakukan oleh Rumah Sakit St Carolus. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi virus corona (covid-19) harus diakui mengubah gaya hidup orang banyak.

Belakangan ini, seiring pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, banyak yang mendadak gemar olahraga sepeda.

Ada pula yang mulai rutin workout dengan tujuan menurunkan berat badan.

Rachel Olsen, Nutrition Expert YOUVIT mengingatkan bagi yang sedang giat berolahraga maupun yang sedang berniat olahraga, perhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh.

Baca: Inilah Pilihan Nutrisi untuk Anak yang Alergi Susu Sapi

Utamanya bagi yang giat berolahraga adalah mengonsumsi karbohidrat kompleks dan protein yang rendah lemak, supaya punya banyak cadangan nutrisi saat berolahraga.

"Seimbangkan konsumsi karbohidrat kompleks dan protein bagi yang hobi olahraga karena aktifitas olahraga membutuhkan energi yang cukup tinggi," kata Rachel melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2020).

Lebih detilnya Rachel menjelaskan karbohidrat kompleks dapat meningkatkan kadar glikogen untuk meningkatkan energi dan kekuatan otot saat berolahraga.

Baca: Apa Saja Kandungan Jamur Enoki? Ada Kalori hingga Berbagai Macam Nutrisi, Ini Informasi Lengkapnya

Jenis karbohidrat kompleks ini bisa didapatkan dari nasi merah, kentang maupun umbi-umbian yang juga punya kandungan serat.

Sementara itu protein yang rendah lemak bisa didapatkan dari tahu, tempe, ayam bagian dadanya alias bagian yang tanpa lemak, dan putih telur

"Lean protein atau protein rendah lemak, bagus juga untuk pembentukan energi," ungkap Rachel.

Makanan rendah lemak lebih cocok untuk yang berolahraga supaya tidak lama diproses di dalam tubuh sehingga tidak membuat masalah perut saat sedang berolahraga.

Berita Populer
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved