Breaking News:

Penyebab Asam Lambung Naik, Kebiasaan Berbaring Setelah Makan Jadi Satu di Antara Pemicunya

Asam lambung naik bisa menyebabkan nyeri perut dan rasa panas seperti terbakar di dada (heartburn).

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi nyeri gara-gara asam lambung. 

TRIBUNNEWS.COM - Asam lambung naik bisa menyebabkan nyeri perut dan rasa panas seperti terbakar di dada (heartburn).

Melansir Cleveland Clinic, penderita juga bisa merasakan gejala perut kembung, begah, mual, susah menelan, sisa makanan rasanya masih tersangkut di tenggorokan, dll.

Penyakit asam lambung sudah masuk tahap kronis apabila sering kambuh atau kumat lebih dari dua kali setiap minggu.

Kondisi ini disebut sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD).

Ketika asam lambung naik sering kambuh, jaringan yang melapisi kerongkongan bisa rusak karena terpapar cairan asam lambung.

Baca: Makanan Tertentu Bisa Jadi Penyebab Batu Ginjal, Apa Saja Itu?

Karena sebagian jaringan rusak, dampaknya bisa memengaruhi kebiasaan makan, tidur, dan mengganggu kenyamanan beraktivitas sehari-hari.

Penyakit asam lambung yang sering kambuh bisa menyebabkan peradangan kronis dan komplikasi serius.

Hobi makan makanan pedas, perempuan dari Malaysia alami asam lambung dan maag parah, 'Aku pikir aku akan mati'.
Hobi makan makanan pedas, perempuan dari Malaysia alami asam lambung dan maag parah, 'Aku pikir aku akan mati'. (Facebook: Ummi Nadia//Zonazdravi.cz)

Sebelum penyakit ini berkembang menjadi kronis dan lebih sulit ditangani, kenali lebih dulu apa penyebab asam lambung naik sering kambung.

Baca: Gorengan hingga Cokelat Picu Asam Lambung Naik

Seperti diulas WebMD, bagian dalam perut kita memiliki pintu berupa katup.

Katup tersebut berwujud cincin otot yang disebut sfingter esofagus bagian bawah.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved