Breaking News:

Virus Corona

Vaksinasi Anak Tertunda karena Covid-19, Bagaimana Solusinya?

Kekhawatiran penularan virus corona tak jarang membuat jadwal vaksin tertunda.Bagaimana jika vaksin anak tertunda? Apa solusinya?

SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
IMUNISASI ANAK - Petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap menyuntikkan vaksin pada anak yang mengikuti program imunisasi di Puskesmas Ngagel Rejo, Selasa (30/6/2020). Pelayanan imunisasi untuk anak tetap berjalan sesuai jadwal, meski saat ini Indonesia tengah dirundung wabah COVID-19 akibat virus Corona. Pelayanan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi covid-19 membuat orangtua sedikit memutar otak untuk mengatur jadwal imunisasi anak. Kekhawatiran penularan virus corona tak jarang membuat jadwal vaksin tertunda.

Bagaimana jika vaksin anak tertunda?

Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit St Carolus Summarecon Serpong Dr Ivony Yuyu Susanto, SpA menjelaskan solusinya.

Orangtua tidak perlu banyak khawatir ketika penundaan vaksinasi sudah terjadi.

“Orangtua tidak perlu kahwatir karena PSBB (pembatasan sosial berskala besar) agak ketat, sehingga menunda 2-3 bulan, tidak apa-apa karena tidak ada batas penundaan. Kalau telat lalu mau melakukan vaksinasi lakukan saja segera,” katanya.

Kekhawatiran akibat telat dari jadwal berhubungan dengan menurunnya antibodi.

Baca: Penumpang KRL Tidak Boleh Lagi Gunakan Masker Scuba dan Buff: Tak Efektif Cegah Corona

Baca: Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Pakai November 2020

Baca: Jangan Tunda Imunisasi Anak, Ini Triknya Agar si Kecil Aman Divaksin Saat Pandemi Covid-19

vaksin bayi1
vaksin bayi1 (net)

Ketika sudah harus diulang tapi tidak dilakukan, antibodi sudah menurun.

Kebetulan ada virus di sekeliling si kecil, bisa jadi si kecil terinfeksi karena antibodinya sudah menurun terhadap penyakit tersebut.

Banyak kemudahan yang bisa dilakukan agar vaksinasi bisa tetap dilakukkan terutama saat pandemi seperti saat ini. Apalagi dokter juga bisa menggabungkan vaksin sekaligus.

Halaman
123
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved