Breaking News:

Penanganan Covid

Muncul Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih? Ini Kata Kemenkes

Selain kebijakan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak menjauhi kerumunan (3M), kini vaksin juga telah dihadirkan.

freepik.com
Ilustrasi vaksin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 belum berakhir.

Sampai saat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. 

Selain kebijakan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak menjauhi kerumunan (3M), kini vaksin juga telah dihadirkan.

Tujuannya tentu untuk meminimalisir terjadinya penularan Covid-19. 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Advokasi Vaksinasi PB IDI Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI.

Vaksin dilakukan untuk membentuk antibodi sehingga tubuh tidak rentan terkena Covid-19. 

"Tapi perlu diingatkan kembali, vaksin tidak bisa menghentikan pandemik. Namun meminimalisir terjadinya penularan Covid-19," katanya pada acara Webinar Series Tim Advokasi Vaksinasi PB IDI bersama KPC PEN, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Kemenkes Bilang Vaksin Covid-19 Tidak akan Diperjualbelikan

Webinar Series Tim Advokasi Vaksinasi PB IDI bersama KPC PEN, Minggu (21/2/2021).
Webinar Series Tim Advokasi Vaksinasi PB IDI bersama KPC PEN, Minggu (21/2/2021). (Tribunnews.com/Aisyah Nursyamsi)

Vaksin yang ditentukan oleh pemerintah saat ini yaitu Sinovac, menggunakan dosis 0.5 ml.

Untuk pemberian vaksin kini pemerintah sudah mengeluarkan aturan terbaru. 

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved