Breaking News:

Penting Deteksi Dini Kanker Payudara, Gerakan 1.000 Skrining Payudara Gratis Pun Digelar

Pengobatan kanker payudara bisa sangat efektif, terutama jika penyakit ini diidentifikasi sejak dini.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
Bet_Noire
Ilustrasi kanker 

Menurut riset Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2016, tingkat penetrasi SADARI mencapai 46,3 persen, sedangkan Pemeriksaan Payudara secara Klinis (SADANIS) hanya mencapai 4,4 persen.

Sementara itu, dari data yang tercatat terkait 10 besar kasus baru di Rumah Sakit Kanker Dharmais periode 2020 menunjukkan kanker payudara sebagai penyakit dengan jumlah kasus paling tinggi yakni mencapai 1.137.

Sedangkan pada urutan kedua adalah kanker serviks sebanyak 332 kasus, lalu kanker paru menempati urutan ketiga dengan 249 kasus.

Urutan selanjutnya adalah nasofaring, tiroid, prostat, kandung kemih, ovarium, kolon dan rektum.

Sebelumnya, Ahli Bedah Onkologi dan Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI), Dr. Walta Gautama, Sp.B (K). Onk., mengatakan sebagian besar pasien kanker payudara yang datang ke rumah sakit telah memasuki kondisi stadium lanjut, angkanya pun masih berada pada kisaran 70 persen.

Padahal jika penyakit ini terdeteksi lebih awal, maka akan ada lebih banyak opsi perawatan yang dapat dipilih pasien.

Begitu pula dengan kesempatan untuk bertahan hidup yang juga akan lebih besar.

Bahkan jika terdeteksi pada stadium awal, angka harapan hidupnya bisa mencapai 95 persen.

Dengan demikian, secara tidak langsung juga akan meningkatkan kualitas hidup pasien dan menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.

"Oleh karena itu, melakukan SADARI penting dilakukan oleh setiap perempuan Indonesia agar bisa mengetahui sejak dini apabila terjadi perubahan pada payudaranya," kata Dr. Walta, dalam virtual launching Charm Extra Maxi Pink Ribbon bertajuk 'Mendukung Kegiatan Pink Ribbon Pertama Kalinya Dalam Industri Pembalut Wanita, Untuk Meminimalkan Angka Kematian Akibat Kanker Payudara', Rabu (6/10/2021).

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved