Dampak Jangka Panjang Jika Kekurangan Vitamin D

Semenjak pandemi Covid-19, masyarakat kita mulai memahami pentingnya vitamin D.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
healthifyme.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semenjak pandemi Covid-19, masyarakat kita mulai memahami pentingnya vitamin D.

Selain berguna bagi tulang, vitamin ini pun berfungsi mempercepat penyembuhan pasien Covid-19.

Namun selain itu, ternyata vitamin D kaya akan manfaat. Hal ini diungkapkan oleh dr Santi dari Medical Center Kompas Gramedia. 

"Berfungsi membawa, atau meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor dari saluran pencernaan. Selain itu dapat menjaga kesehatan syaraf, otot, otak, dan membantu pengaturan insulin," ungkapnya pada kanal YouTube Sonora FM, Jumat (4/3/2022). 

Baca juga: Dianjurkan Setiap Hari, Ini Cara Komsumsi Vitamin D yang Benar Menurut Dokter

Karenanya konsumsi vitamin D sangat dianjurkan. Untuk mendapatkan vitamin ini, bisa lewat makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Atau bisa juga dalam bentuk paparan sinar matahari. 

Atau melalui suplemen vitamin D. Menurut dr Santi tidak masalah sumbernya dari mana saja. Yang penting, kebutuhan vitamin D bagi tubuh dapat terpenuhi. 

Dr Santi pun mengingatkan dampak tubuh jika kekurangan vitamin D dalam jangka waktu panjang. Tubuh akan memiliki masalah tulang lemah, mudah patah, rapuh, dan tipis. 

"Karena berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor dari saluran cerna ke dalam darah. Kalau kadar kalsium, maka darah akan menarik dari makanan. Jika tidak ada, kalsium akan menarik tulang dan gigi untuk dibawa kedalam darah," papar dr Santi. 

Akibatnya, seseorang mudah mengalami kerapuhan tulang atau osteoporosis.

Tidak banyak yang menyadari jika fungsi vitamin D menjaga kalsium dalam darah stabil. Karenanya, diperlukan dosis kalsium dosis tinggi disertai vitamin K.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved