Minggu, 31 Agustus 2025

Penyakit Hepatitis

Ini Gejala yang Paling Banyak Dialami Pasien Dugaan Hepatitis Akut di Indonesia

Hingga 17 Mei 2022, Kementerian Kesehatan melaporkan ada 14 kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia.

Salamanca Press
Penyebab munculnya penyakit hepatitis akut seperti terjadi di sejumlah negara, termasuk Indonesia hingga kini masih misterius. Di Amerika Serikat, telah dilakukan identifikasi terhadap 5 pasien anak dengan hepatitis (radang hati) yang tidak diketahui penyebabnya di sebuah rumah sakit di Alabama pada Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbeda dengan di Inggris, gejala hepatitis akut yang banyak dialami pasien di Indonesia adalah demam.

Hingga 17 Mei 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan ada 14 kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan, gejala yang paling banyak dialami pasien adalah demam sekitar 78,6 persen.

Baca juga: Kemenkes: 6 Anak Diduga Meninggal karena Hepatitis Akut, 4 Sembuh

Kemudian juga menunjukan gejala hilang nafsu makan 78,6 persen, muntah 71,4 persen, mual 64,3 persen.

Sedangkan yang mengalami Jundice atau kuning di Indonesia sebanyak 57,1 persen. Diikuti dengan diare akut, malaise (lemah, lesu), nyeri bagian perut (kembung-kembung).

Pasien juga mengalami nyeri pada otot-otot dan sendi, termasuk pula gatal-gatal pada kulit. Kemudian urine seperti air teh.

"Di Inggris mayoritas pasiennya mengalami gejala khas hepatitis yakni kuning atau Jundice sebanyak 71,20 persen," ungkapnya dalam konferensi pers Rabu (18/5/2022).

Pada pasien hepatitis akut di Inggris juga mengalami muntah, perubahan warna kulit kemudian diare akut hingga masalah pernafasan.
 

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan