Kesehatan

Mengenal Apa Itu Empty Sella Syndrome Lengkap dengan Penyebab dan Gejalanya

Empty Sella Syndrome adalah gangguan yang melibatkan sella tursika, struktur tulang di dasar otak yang mengelilingi dan melindungi kelenjar pituitari

Shutterstock
Ilustrasi sakit kepala berat. Salah satu gejala Empty Sella Syndrome adalah sakit kepala. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut pengertian Empty Sella Syndrome lengkap dengan penyebab dan gejalanya.

Empty Sella Syndrome adalah gangguan yang melibatkan sella tursika, struktur tulang di dasar otak yang mengelilingi dan melindungi kelenjar pituitari, dikutip dari ninds.nih.gov.

Empty Sella Syndrome atau ESS mungkin tidak menimbulkan gejala sama sekali dan jarang menyebabkan gejala yang serius.

Sementara itu, Empty Sella Syndrome dapat didiagnosis dengan computed tomography (CT) atau magnetic resonance imaging (MRI), dikutip dari msdmanuals.com.

Penyebab Empty Sella Syndrome

Mengutip dari pituitary.org.uk, Empty Sella Syndrome dapat disebabkan oleh penyebab primer atau sekunder.

Baca juga: FAKTA-FAKTA Empty Sella Syndrome, Penyakit Langka Ruben Onsu, Gejala hingga Pengobatan

Empty Sella Syndrome terjadi pada orang yang memiliki kelemahan pada membran (diafragma sellae) yang biasanya menutupi kelenjar pituitari.

Cairan serebrospinal adalah cairan yang mengalir di sekitar otak.

Akibat dari lemahnya membran, cairan ini dapat bocor ke dalam sella tursika dan memberikan tekanan pada kelenjar.

Hal ini dapat menyebabkan pendataran kelenjar pituitari atau perluasan sella tursika, memberikan tampilan sella yang kosong.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved