Rutin Olahraga Lari, Kenapa Perut Tetap Buncit? Begini Kata Dokter

Menurunkan berat badan butuh dan menghilangkan perut buncit butuh keseimbangan energi. 

Editor: Willem Jonata
Pixabay.com
Ilustrasi olahraga lari. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lari diketahui sebagai salah satu olahraga yang efektif menurunkan berat badan.

Tapi kenapa masih ada yang memiliki perut buncit meski rutin olahraga lari?

Menurut Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, Sport Medicine, Injury & Recovery Center RS Pondok indah Bintaro Jaya, dr. Antonius Andi Kurniawan, dalam menurunkan berat badan butuh keseimbangan energi. 

Baca juga: Viral Pria 19 Tahun Alami Varikokel, Mengaku Sering Olahraga Berat, Apakah Ada Hubungannya?

"Tidak lepas dengan keseimbangan kalori. Jadi ketika kalori yang masuk banyak, namun sedikit sekali kalori yang dikeluarkan, maka tidak akan turun berat badan," ungkapnya pada acara media diskusi yang diadakan oleh RS Pondok Indah di Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2022). 

Menurutnya, walau lari 10 kilometer tapi ketika di rumah atau kantor tidak beraktivitas, ditambah pola makan yang tidak terkontrol, maka berat badan tidak akan turun.

Begitu pula dengan perut buncit, tidak akan hilang. 

"Terus juga dengan perut buncit. Salah satu (menghilangkannya) adalah harus mengatur pola makan diikuti dengan latihan. Misalnya latihan otot core. Hal itu penting banget," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved