Berikut Pertolongan yang Dapat Dilakukan pada Percobaan Bunuh Diri

Anna menyebutkan Isyarat bunuh diri merupakan fase destruktif yang diarahkan pada diri sendiri yang bertujuan mendapatkan perhatian dari orang sekitar

Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI P
Driver ojol berusaha menggagalkan percobaan bunuh diri seorang wanita di jembatan penyeberangan Jalan Mayjen Sutoyo, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus bunuh diri perlu jadi perhatian serius oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pasalnya, angka kasus bunuh diri terus saja terjadi. Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia atau WHO pada Juli 2022 saja mencatat dalam 100 kematian di dunia, satu di antaranya karena bunuh diri. 

Guru Besar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia Prof Budi Anna Keliat masyarakat perlu tahu tanda dan pertolongan pertama yang bisa dilakukan, pada percobaan bunuh diri

Anna menyebutkan Isyarat bunuh diri merupakan fase destruktif yang diarahkan pada diri sendiri.

Ini bertujuan mendapatkan perhatian dari orang sekitar atau disebut dengan tahap 'crying for help.

Baca juga: 10 September Memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, Begini Sejarahnya

Tahap ini ditunjukkan pada mereka yang memiliki ide bunuh diri, selalu berbicara soal kematian.

Tanda selanjutnya memiliki akses terhadap alat untuk melakukan bunuh diri, beberapa alat tersebut bisa berupa alat, racun dan sebagainya. 

Tidak sampai di sana, sebelumnya mereka juga sering menunjukkan keinginan unuk bunuh diri, seperti menulis surat atau menunjuk ahli waris. 

Lalu, pernah melakukan upaya bunuh diri atau sebelumnya berhubungan dengan sesuatu yang berkaitan dengan mengakhiri hidup. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved