Jumat, 10 April 2026

Bulan Madu Berujung Maut di Solok, Kenali Gejala dan Risiko Karbon Monoksida dari Water Heater

Suami dan istri mengalami insiden memilukan saat tengah berbulan madu di Glamping Nagari. Pasangan ini diduga keracunan gas karbon monoksida.

Editor: Wahyu Aji
Polres Solok
HONEYMOON MAUT - Lokasi pengantin baru bernama Cindy Desta Nanda (28) tewas Kamis(9/10/2025)saat berbulan madu atau honeymoon bersama suaminya yang baru dinikahi empat hari. Keduanya bulan madu di sebuah resor mewah di Lakeside Alahan Panjang Solok, Sumatera Barat. 

 

Ringkasan Berita:
  • Pasangan suami istri mengalami insiden tragis saat berbulan madu di Glamping Nagari Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat.
  • Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda kekerasan
  • Pihak penginapan menyatakan bertanggung jawab atas kejadian tersebut

 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Suami dan istri mengalami insiden memilukan saat tengah bulan madu di Glamping Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Pasangan ini diduga keracunan gas karbon monoksida (CO) dari mesin pemanas air penginapan.

Sang istri Cindy Desta Nanda meninggal dunia.

Sementara suaminya Gilang Kurniawan masih menjalani perawatan intensif.

Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata Rahmat Sukarsih, Sabtu (11/10/2025) menyebutkan, dari hasil visum luar yang dilakukan dokter, disimpulkan tak ditemukan kekerasan. 

Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof Tjandra Yoga Aditama menerangkan fakta-fakta seputar karbon monoksida.

Karbon monoksida (CO) adalah gas yang tidak berbau (odorless), tidak berasa (tasteless) dan tidak berwarna (colourless).

Ia menjelaskan, afinitas atau kekuatan interaksi gas CO 200 kali lebih kuat daripada O2 atau oksigen dengan Hemoglobin (Hb)

Sehingga saat seseorang menghirup gas CO maka ikatan Hb O2 (yang membawa oksigen ke seluruh tubuh) akan digantikan dengan Hb CO.

"Kondisi ini membuat organ tubuh mendadak tidak akan mendapat oksigen dan menjadi rusak hingga berakibat fatal seperti kematian,," ujar dia di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Di dunia, setiap tahunnya ada sekitar 28 ribu kematian di dunia akibat keracunan gas CO.

Di Amerika Serikat ada lebih dari 400 kematian setahunnya. 

"Di Indonesia belum punya data total kematian akibat gas CO," tutur dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved